Jakarta – Sebagai komitmen Pemerintah untuk meningkatkan ekosistem talenta di satuan pendidikan guna membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Pusat Prestasi Nasional) menyelenggarakan Webinar “Menyalakan Prestasi, Membangun Talenta: Sosialisasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja Prestasi tahun 2025” pada Kamis (19/6).
Kegiatan ini merupakan upaya dalam mewujudkan pembangunan SDM unggul yang merupakan bagian dari Asta Cita ke-4 dalam visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sebagai penerjemahan dari Asta Cita, Kemendikdasmen menginisiasi berbagai program prioritas salah satunya adalah pengembangan talenta dan prestasi siswa.
“BOS Kinerja Prestasi adalah instrumen yang sangat penting dalam rangka mewujudkan visi besar Kemendikdasmen yaitu Pendidikan Bermutu untuk Semua. Tentu ini selaras dengan visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) tahun 2025-2029 dan jadi bagian terpenting dalam penguatan SDM Nasional yang tertuang dalam Asta Cita ke-4,” jelas Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta, Mariman Darto.
Mariman menegaskan pentingnya peran Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota serta satuan pendidikan dalam mengembangkan talenta melalui BOS Kinerja Prestasi. “Kami ingin memastikan agar sekolah-sekolah terus mengembangkan talenta murid apapun latar belakangnya. Semua murid mendapatkan akses yang sama untuk bisa tumbuh menjadi generasi yang berprestasi dalam ajang talenta nasional maupun internasional,” tuturnya.
“Ini menjadi tugas kita bersama bagaimana anak-anak yang memiliki prestasi dan potensi dapat kita identifikasi lalu kita kembangkan talenta mereka. Kemudian, kita ingin sekolah-sekolah mempunyai kreativitas dalam mengembangkan ekosistem pendukung,” tambah Mariman.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, menjelaskan bahwa BOS Kinerja Prestasi merupakan bentuk penghargaan dan dukungan pemerintah kepada sekolah-sekolah yang telah berhasil membina peserta didik melalui prestasi di berbagai bidang.
“Melalui program ini negara hadir. Kami berharap kepada Bapak/Ibu agar prestasi bisa lahir utamanya dari sekolah. Besar harapan 3.344 sekolah penerima BOS Kinerja Prestasi akan terus membangun ekosistem. Lalu sebanyak 189 sekolah pengimbas dapat memberikan manfaat yang berarti bagi wilayah dan daerahnya,” kata Irene.
“Terima kasih atas semangat dan komitmen Bapak/Ibu semua yang telah membina prestasi peserta didik di satuan pendidikan masing-masing. Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk memahami program BOS Kinerja Prestasi sebaik-baiknya dan memperkuat sinergi demi keberhasilan bersama,” pungkas Irene.
Lebih lanjut, sasaran sekolah penerima dana BOS Kinerja Prestasi tahun 2025 merupakan sekolah yang pernah memperoleh paling sedikit satu penghargaan/medali/sertifikat prestasi pada ajang talenta di tingkat provinsi, nasional, dan/atau internasional pada dua tahun sebelumnya.
Tahun ini, sebanyak 3.344 sekolah (termasuk 189 sekolah pengimbas) ditetapkan sebagai penerima bantuan, dengan alokasi anggaran mencapai Rp207,46 miliar. Besarnya biaya berdasarkan poin prestasi dengan unit biaya per poin senilai Rp14.500.000 dan maksimal Rp100.000.000 per sekolah. Tambahan Rp60.000.000 diberikan bagi sekolah yang ditunjuk sebagai sekolah pengimbas.









