Kemendikdasmen Beri Pelatihan untuk Guru Utama Bahasa Daerah

- Reporter

Selasa, 24 Juni 2025 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) terus melakukan upaya pelestarian bahasa daerah. Berbagai langkah dan kegiatan dilakukan melalui kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam peningkatan kompetensi tenaga pendidik dalam bidang bahasa daerah.

Guna memotivasi dan memperkuat peran para pegiat bahasa daerah,Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, meninjau langsung pelaksanaan kegiatan Pelatihan Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) jenjang SD dan SMP se-provinsi Jawa Barat yang berlangsung di Lembang, Jawa Barat, pada Jumat (20/6).

Dalam sambutannya, Hafidz memberikan pesan kuat kepada para peserta pelatihan. “Jangan mengaku orang Sunda kalau tidak bisa berbahasa Sunda. Bahasa daerah adalah jati diri yang harus kita jaga. Indonesia adalah negara dengan jumlah bahasa daerah terbanyak kedua di dunia. Ini kekuatan yang harus kita rawat bersama,” tegas Hafidz di hadapan para guru peserta pelatihan.

Baca Juga :  Tak Hanya Saat Darurat, Relawan PNM Terus Dampingi Korban Bencana Sumatera

Lebih lanjut, Hafidz menekankan bahwa guru memiliki peran penting dalam mengenalkan dan menumbuhkan kemampuan berbahasa daerah sejak usia dini. Lebih dari itu, guru juga diharapkan mampu menciptakan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan diri dan berprestasi melalui bahasa ibu mereka.

“Ketika mengimbaskan kepada murid, tampilkan karya yang menarik. Anak-anak perlu diberi pilihan, diarahkan, dan dimotivasi agar mencintai bahasa daerahnya. Bahkan, dari sanalah mereka bisa meraih kesempatan pendidikan yang lebih luas,” tambah Hafidz.

Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, Hafidz juga menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting untuk menghasilkan guru bahasa daerah. Disampaikan bahwa  Universitas Muhammadiyah Kuningan kini telah membuka Program Studi Bahasa Sunda untuk mendukung pembelajaran bahasa daerah secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Menko Polkam Ajak Semua Pihak Bersinergi Tekan Karhutla di Riau

Pelatihan ini diikuti oleh 108 peserta secara luring dan lebih dari 400 peserta daring dari berbagai daerah di Jawa Barat. Dalam laporannya, Herawati, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat, menyampaikan harapan agar seluruh peserta dapat menularkan ilmu yang diperoleh kepada siswa di sekolah masing-masing.

“Kami berharap peserta dapat melaksanakan diseminasi dengan baik. Semoga Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) mendatang dapat berjalan lancar dan menjadi ajang yang menginspirasi,” ujar Hera.

Berita Terkait

59 Ribu Warga Jateng Keluar dari Kemiskinan, Menko Muhaimin Apresiasi Strategi Ahmad Luthfi
Dari Jateng untuk NTT, Bantuan Tahap Dua Kembali Diberangkatkan
Bantuan Mengalir dari Jateng, Korban Gempa NTT Dapat Dukungan
Dari TPA hingga Energi, Strategi Pengelolaan Sampah Jateng Diapresiasi
Pamor Wicaksono Terima Tokoh Inspiratif Jateng, Aspirasi Rakyat Jadi Amanah
13 Tokoh dengan Kiprah Beragam Raih Apresiasi Tokoh Inspiratif Jateng 2026
Menko Polkam: Pastikan Aspirasi Masyarakat Sampai ke DPR Tanpa Gangguan Pihak yang Tidak Bertanggung Jawab
Jateng Ajukan Tujuh Tokoh Calon Pahlawan Nasional, Ini Daftarnya

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 08:40 WIB

59 Ribu Warga Jateng Keluar dari Kemiskinan, Menko Muhaimin Apresiasi Strategi Ahmad Luthfi

Selasa, 1 September 2026 - 16:33 WIB

Dari Jateng untuk NTT, Bantuan Tahap Dua Kembali Diberangkatkan

Selasa, 1 September 2026 - 12:18 WIB

Bantuan Mengalir dari Jateng, Korban Gempa NTT Dapat Dukungan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Dari TPA hingga Energi, Strategi Pengelolaan Sampah Jateng Diapresiasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Terima Tokoh Inspiratif Jateng, Aspirasi Rakyat Jadi Amanah

Berita Terbaru