12 Provinsi Sepakat Bangun Ekosistem Perdagangan Pangan Berkelanjutan

- Reporter

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sebanyak 12 pemerintah provinsi yang tergabung dalam Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD MPU) memperkuat sinergi ketahanan pangan dan energi berkelanjutan di tengah ancaman perubahan iklim dan potensi kemarau panjang 2026. Pertemuan antardaerah itu digelar dalam Business Meeting Forum Mitra Praja Utama di Hotel Tentrem Semarang, Senin (11/5/2026).

Forum bertema “Sinergi Ketahanan Pangan dan Energi Berkelanjutan sebagai Strategi Mitigasi Dampak Perubahan Iklim” tersebut diikuti pemerintah provinsi Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, dan Kepulauan Riau.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin, mengatakan, forum tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kerja sama antardaerah, terutama dalam menjaga stabilitas pasokan dan distribusi pangan.

Baca Juga :  Perkuat Ekosistem Gula Nasional, BULOG Fasilitasi Penyaluran Tebu Petani Blora ke Pabrik Gula Jawa Tengah

“Melalui forum ini nanti bisa ditemukan mana yang punya produk tertentu. Nanti bisa diserap di provinsi lain. Sehingga menjadi jaminan terserapnya produk-produk di wilayah anggota MPU,” ujar Sumarno usai membuka acara.

Menurutnya, tantangan ketahanan pangan kini semakin kompleks akibat perubahan iklim yang memengaruhi cuaca dan pola tanam. Bahkan, tahun ini diperkirakan terjadi kemarau panjang yang berpotensi mengganggu produksi pertanian.

Selain faktor iklim, sektor pertanian juga menghadapi ancaman kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan, hingga minimnya regenerasi petani muda. Karena itu, Pemprov Jawa Tengah terus mendorong inovasi pertanian agar sektor tersebut semakin menarik bagi generasi milenial.

“Pertanian harus menjadi sektor yang modern, produktif, dan memiliki daya tarik ekonomi bagi anak-anak muda,” katanya.

Sumarno menambahkan, forum MPU diharapkan tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi mampu melahirkan aksi konkret antardaerah melalui penguatan rantai pasok, peningkatan konektivitas wilayah, hingga kerja sama investasi dan bisnis pangan.

Baca Juga :  Kinerja Ekspor-Impor Jateng Surplus pada November 2024

Sementara itu, Direktur Eksekutif FKD MPU Suhajar Diantoro dalam sambutan tertulis yang dibacakan Zulfikri Armada menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas penyelenggaraan forum tersebut.

Ia menilai, forum MPU menjadi wujud nyata komitmen kolaborasi antardaerah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat kesejahteraan bersama.

“Kita ingin forum ini tidak berhenti sebagai ruang temu, tetapi menjadi ruang interaksi yang melahirkan aksi nyata, termasuk kontrak kerja sama yang berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui forum bisnis tersebut, pemerintah provinsi anggota MPU diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan dan potensi masing-masing daerah secara lebih efisien, sehingga tercipta ekosistem perdagangan pangan yang saling menguntungkan di tengah tantangan perubahan iklim global.***

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun
Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata
Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan
Mau Liburan Lebih Hemat? BCA tiket.com Travel Fair Hadir di BCA EXPO 2026
Jaga Harga Pangan, Bulog Semarang Gencarkan Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita
Jateng Pacu Produksi Susu dengan Teknologi Pengatur Jenis Kelamin Anak Sapi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Rabu, 9 September 2026 - 17:43 WIB

MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

Berita Terbaru