2027 Trans Jateng Lintasi Temanggung-Magelang, Mobilitas Warga Makin Mudah

- Reporter

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMANGGUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mempercepat integrasi transportasi antardaerah dengan menyiapkan layanan angkutan aglomerasi Trans Jateng di kawasan Gelangmanggung yang meliputi Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Temanggung.

Koridor baru tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2027 dan menjadi tulang punggung konektivitas masyarakat, pendidikan, hingga pariwisata di kawasan strategis tersebut. Kehadiran koridor tersebut membuat mobilitas masyarakat Temanggung dan Magelang akan lebih mudah.

Keseriusan pengembangan layanan Trans Jateng di kawasan Gelangmanggung ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Magelang, Pemerintah Kota Magelang, dan Pemerintah Kabupaten Temanggung di Pendopo Kabupaten Temanggung, Rabu (3/6/2026).

Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Magelang Grengseng Pamuji, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, dan Bupati Temanggung Agus Setyawan.

Dokumen itu menjadi tindak lanjut dari komitmen bersama yang telah disepakati pada 14 Januari 2026 untuk memperkuat integrasi layanan transportasi antardaerah.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi: Jabatan ASN Tak Bisa Ditawar, Semua Harus Lewat Sistem Merit

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, mengatakan, pengembangan Trans Jateng Gelangmanggung ditargetkan mulai beroperasi pada 2027. Saat ini seluruh pihak mempersiapkan tahapan teknis dan pembagian peran sesuai kewenangan masing-masing.

“Trans Jateng sesuai rencana diarahkan pada 2027 untuk pengembangan Gelangmanggung. Tahapannya sudah dimulai sejak tahun lalu melalui penandatanganan komitmen bersama. Kesepakatan ini untuk memperjelas peran masing-masing pihak,” ujar Arief.

Melalui kesepakatan tersebut, para pihak akan melakukan sinkronisasi program, dukungan pembiayaan, pengembangan layanan yang terintegrasi dengan angkutan pengumpan (feeder), hingga penyediaan sarana dan prasarana pendukung.

Koridor Trans Jateng Gelangmanggung direncanakan melayani rute Temanggung-Kota Magelang-Kabupaten Magelang pulang-pergi dengan 14 armada bus. Layanan akan beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 19.00 dengan headway atau jarak kedatangan bus sekitar 15-20 menit.

Arief menjelaskan, penggunaan bus listrik masih dalam tahap kajian. Pemerintah perlu mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari efisiensi operasional, keterjangkauan biaya, hingga kesesuaian armada dengan karakteristik medan di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Sambut Tahun 2025 dengan Optimisme dan Semangat Baru

Selain memperkuat konektivitas antarwilayah, kehadiran koridor baru ini juga diharapkan mampu mengintegrasikan berbagai moda transportasi yang sudah ada. Trans Jateng Gelangmanggung akan terkoneksi dengan koridor Magelang-Purworejo yang telah terhubung dengan sistem transportasi nasional melalui layanan kereta api.

Di tingkat lokal, layanan ini juga akan disinergikan dengan angkutan sekolah gratis yang telah berjalan di Kabupaten dan Kota Magelang, serta mendukung akses menuju berbagai destinasi wisata di kawasan Gelangmanggung.

“Angkutan sekolah gratis akan diintegrasikan dengan Trans Jateng. Rute menuju tempat wisata juga akan kami hubungkan sehingga sistem transportasi dapat berjalan sesuai fungsi dan saling mendukung,” kata Arief.

Saat ini layanan Trans Jateng telah beroperasi pada tujuh koridor dengan total 115 armada bus yang melayani empat wilayah pengembangan, yakni Kedungsepur, Solo Raya, Banyumas Raya, serta Purworejo-Magelang. Kehadiran koridor Gelangmanggung diharapkan semakin memperluas jangkauan layanan transportasi massal yang aman, terjangkau, dan terintegrasi di Jawa Tengah.***

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru