Mahasiswa Demo Tolak PPN 12 Persen, Ketua Komisi C DPRD Jepara Nur Hidayat: Kami Perjuangkan ke Pusat

- Reporter

Senin, 30 Desember 2024 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonajateng.id  – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jepara, Nur Hidayat, menegaskan bahwa aspirasi mahasiswa harus didengar karena mereka mewakili suara rakyat.

Hal tersebut disampaikan Nur Hidayat seusai menemui mahasiswa yang melakukan aksi demo menolak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 Persen di depan Gedung DPRD Kabupaten Jepara, Senin (30/12/2024).

“Saya meyakini dan memahami betul bahwa suara mahasiswa adalah suara rakyat di mana kebijakan pemerintah yang akan menerapkan PPN 12 persen itu betul-betul dirasa akan memberatkan kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Nur Hidayat mengapresiasi sikap kritis mahasiswa yang menurutnya mencerminkan keberpihakan terhadap keadilan sosial. Di mana kenaikan PPN 12 persen mempunyai dampak yang dikhawatirkan mengganggu stabilitas ekonomi dan keamanan.

Baca Juga :  Warisi Semangat Dagang Pendiri Bangsa, Wagub Taj Yasin Ajak Syarikat Islam Perkuat Ekonomi Rakyat

“Maka untuk itu apa yang diperjuangkan sahabat-sahabat mahasiswa perlu didengar dan perlu dipikir ulang oleh pemerintah pusat agar kenaikan PPN 12 persen itu bisa dibatalkan dan lebih baik dicari solusi yang lebih inovatif di dalam menyehatkan APBN,” terangnya.

Nur Hidayat menegaskan bahwa DPRD Jepara, khususnya Komisi C, akan terus mengawal isu ini. Ia komitmen akan menyampaikan aspirasi mahasiswa kepada pemerintah pusat melalui jalur yang ada.

Baca Juga :  Jejak Kartini Masa Kini: Ketulusan Ibu Pariyem Demi Terangnya Negeri

“Kami sebagai wakil rakyat yang ada di daerah akan ikut serta memperjuangkan tuntutan adik-adik mahasiswa demi kebaikan bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Melalui pernyataannya, Nur Hidayat berharap pemerintah dapat mempertimbangkan masukan dari semua pihak agar kebijakan yang diambil benar-benar berorientasi pada kepentingan rakyat.

Sebagai informasi, terdapat seratus lebih mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara yang melakukan aksi demo tolak PPN 12 persen. Mereka berasal dari sejumlah organisasi kemahasiswaan, yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unisnu.***

Berita Terkait

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir
BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako
Antusiasme Warga Tinggi, Pemprov Jateng Siapkan Videotron Pembukaan MTQ
Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan
Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional
Taj Yasin Dorong Penguatan NIK, Warga Tak Perlu Berulang Kali Serahkan Fotokopi KTP
Bangkai Ikan Sapu-Sapu Ganggu Warga Pati, Gubernur Luthfi Perintahkan Segera Dikubur

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:30 WIB

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir

Jumat, 11 September 2026 - 15:42 WIB

BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

Jumat, 11 September 2026 - 15:19 WIB

YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:30 WIB

Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional

Berita Terbaru