Cegah Penyebaran PMK, 5 Pasar Hewan di Sragen Ditutup Hingga Akhir Januari 2025

- Reporter

Senin, 20 Januari 2025 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SRAGEN – Untuk mencegah penyebaran kasus penyakit kuku dan mulut (PMK), Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Sragen menutup sementara lima pasar hewan di Kecamatan Sumberlawang, Sambirejo, Sukodono, Tanon, dan Sragen. Penutupan dilakukan mulai 16-31 Januari 2024.

Petugas Medic Veteriner DKP3 Sragen, drh Anna Margaretha, menyampaikan, berdasarkan data DKP3 Sragen per Rabu (15/1/2025) pukul 13.00 WIB, terdapat 19 kasus baru dan 1.007 kasus aktif PMK.

Adapun 225 ekor sapi dinyatakan sembuh, dan 57 ekor sapi mengalami kematian. Sedangkan sisanya, sebanyak 65 ekor sapi dipotong sebelum mati.

Dengan banyaknya temuan PMK tersebut, DKP3 mengambil langkah untuk melakukan penutupan sementara lima pasar hewan.

“Selain penutupan sementara pasar hewan, kami juga bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah dalam pengawasan lalu lintas hewan, melalui penutupan perbatasan Kabupaten Sragen,” jelasnya, saat dikonfirmasi akhir pekan lalu.

Baca Juga :  Jateng Dilanda 232 Karhutla, Lahan Terbakar Capai Ratusan Hektare

Tidak hanya berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jateng, DKP3 juga berkonsultasi dengan Direktorat Kesehatan Hewan dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI), dan bekerja sama dengan Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta, dalam pengambilan sampel ulas atau swab mukosa mulut dan hidung di Desa Saren, Kecamatan Kalijambe.

Anna menambahkan, agar masyarakat memahami mengenai PMK, DKP3 Sragen melakukan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kepada warga, baik secara langsung maupun melalui media sosial dan radio.

Pihaknya juga membagi dan menyemprotkan desinfektan pada kandang komunal, pasar hewan, dan tempat lalu lintas ternak sebanyak 2.800 liter di 20 kecamatan. Vaksinasi awal sebanyak 250 dosis, serta pengobatan dan supportif terapi bagi ternak yang sakit, telah dilaksanakan.

Agar PMK dapat terkendali, Anna mengimbau warga yang memiliki hewan ternak berkuku belah, seperti sapi, kambing, kerbau, kuda, dan babi, untuk segera menghubungi nomor hotline 082220098080, jika ditemui gejala klinis PMK. Di antaranya, luka lepuh pada mulut, lidah, rongga mulut dan gusi, sehingga ternak kehilangan nafsu makan/ minum, luka pada mukosa hidung, leleran berlebihan dari mulut, lendir/ ingus dari hidung, luka pada teracak dan kaki. Pada kondisi yang parah, kuku bisa lepas sehingga ternak kesulitan berdiri

Baca Juga :  Komisi C DPRD Semarang Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Penghuni Warhol Residence

Dia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati. Pasalnya, daging hewan yang terinfeksi PMK atau foot and mouth disease aman dikonsumsi, kecuali bagian kepala, kaki, dan jeroan.

Warga juga mesti memperhatikan pengolahan daging. Merujuk pada sifat virus yang mati pada suhu di atas 70 derajat selama lebih dari 5 menit, dan tidak tahan suasana asam seperti yang ditimbulkan jeruk nipis atau desinfektan, maka daging hewan yang terindikasi virus Aphthovirus genus Picornaviridae harus dicuci dengan bersih, dan dimasak sampai benar-benar matang.

Berita Terkait

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir
BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako
Antusiasme Warga Tinggi, Pemprov Jateng Siapkan Videotron Pembukaan MTQ
Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan
Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional
Taj Yasin Dorong Penguatan NIK, Warga Tak Perlu Berulang Kali Serahkan Fotokopi KTP
Bangkai Ikan Sapu-Sapu Ganggu Warga Pati, Gubernur Luthfi Perintahkan Segera Dikubur

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:30 WIB

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir

Jumat, 11 September 2026 - 15:42 WIB

BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

Jumat, 11 September 2026 - 15:19 WIB

YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:30 WIB

Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional

Berita Terbaru