DPR Bersama BGN Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor Sukseskan Program MBG di Rembang

- Reporter

Rabu, 14 Mei 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonajateng.id – Kabupaten Rembang ditargetkan memiliki 39 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari percepatan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto. Saat ini, baru dua SPPG yang telah beroperasi, sehingga masih dibutuhkan pembentukan 37 unit tambahan.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, dalam kegiatan sosialisasi Program MBG kepada ratusan bidan anggota Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Gedung KPRI Kecamatan Pancur, Senin, 12 Mei 2025.

Menurutnya, pemahaman dan keterlibatan masyarakat, termasuk para tenaga kesehatan, sangat penting untuk mempercepat pelaksanaan program.

“Program MBG ini masih perlu banyak sosialisasi. Peran yayasan, tenaga kesehatan seperti bidan dan perawat, sangat dibutuhkan dalam mendukung kerja Badan Gizi Nasional (BGN) yang mengoordinasikan pelaksanaan program ini lintas sektor,” ujar Edy Wuryanto.

Baca Juga :  Pelukan Gubernur Luthfi Tenangkan Korban Tanah Ambles di Ungaran Timur

Ia menambahkan, tujuan utama MBG adalah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak, khususnya di daerah seperti Rembang, guna mendukung tumbuh kembang yang optimal dan menekan angka stunting.

Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN, Tengku Syahdana, juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dan sektor swasta dalam membangun ekosistem pelayanan gizi yang berkelanjutan.

Menurutnya, keberadaan SPPG tidak hanya memberi manfaat di bidang kesehatan, tetapi juga berdampak pada penguatan ekonomi lokal.

“SPPG dapat menyerap tenaga kerja dan mengoptimalkan pemanfaatan bahan pangan lokal. Kami berharap semua stakeholder di daerah siap berkolaborasi mendukung program nasional ini,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Rembang Harno menyatakan kesiapan daerahnya dalam menyukseskan program MBG. Ia menilai SPPG akan menjadi solusi penting dalam penanganan masalah gizi dan pencegahan stunting di wilayahnya.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Dorong Optimalisasi Pengelolaan Potensi Kawasan Hutan

“Rembang sangat menanti hadirnya program ini. Kami siap mendukung penuh agar anak-anak kami bisa tumbuh sehat dan cerdas,” imbuh Harno.

Program MBG dirancang agar dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Badan Gizi Nasional bekerja sama dengan petani, peternak, dan nelayan setempat untuk memasok bahan baku makanan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Setiap harinya, ribuan porsi makanan disiapkan di dapur yang dikelola oleh tenaga kerja dari masyarakat sekitar.

Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.***

Berita Terkait

Gus Yasin Dorong Alumni Alste Berkontribusi untuk Kemajuan Jateng
JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 06:14 WIB

Gus Yasin Dorong Alumni Alste Berkontribusi untuk Kemajuan Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru