DPR Bersama Tim Makan Bergizi Gratis Sosialisasi Program di Rembang: Dorong Peningkatan Gizi dan Ekonomi Warga

- Reporter

Kamis, 15 Mei 2025 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rembang – Giliran warga Kabupaten Rembang yang mendapat edukasu gizi dari tim sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) Selasa, 13 Mei 2025. Program MBG merupakan salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan gizi dan menekan kasus stunting di masyarakat.

Kegiatan dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Kragan Kab. Rembang. Acara ini dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto, Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Badan Gizi Nasional Tengku Syahdana.

Selain itu, Bupati Rembang Agus Salim, anggota DPRD Kabupaten Rembang Ridwan, Camat Kragan, Nurwanto, serta para kader posyandu, bidan, dan perwakilan organisasi profesi lainnya juga turut memeriahkan sosialisasi program MBG.

Sosialisasi program MBG bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai program makan bergizi gratis, yang merupakan salah satu program strategis nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025.

Baca Juga :  Jateng Bersholawat di Kudus Warnai Peringatan Hari Santri Nasional 2025

Program ini memiliki visi untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas, menurunkan angka stunting dan kemiskinan, serta menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto, dalam paparannya menjelaskan secara detail mengenai implementasi program makan bergizi gratis. Ia menyoroti target program yang mencakup siswa TK/PAUD, SD, SMP, SMA/SMK, SLB, pondok pesantren, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan asupan gizi dan pengetahuan gizi masyarakat, serta meningkatkan partisipasi dan kehadiran siswa di sekolah,” ucap Edy Wuryanto.

Lebih lanjut, Edy Wuryanto menyampaikan target pembangunan sekitar 30.000 dapur di seluruh Indonesia, termasuk alokasi untuk Kabupaten Rembang yang diperkirakan membutuhkan 39-40 dapur untuk melayani sekitar 125.000 peserta didik.

Ia juga menekankan mengenai pentingnya kemandirian pangan di daerah untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok yang tinggi.

“Sosialisasi ini diharapkan dapat membangun pemahaman yang lebih baik di tengah masyarakat Rembang mengenai pentingnya gizi dan meningkatkan partisipasi aktif semua pihak dalam mencegah dan menanggulangi masalah gizi,” harap Edy.

Baca Juga :  39 Ribu Penumpang Gunakan KA di Daop 4 Semarang Pada Awal Ramadhan

Sementara itu, Bupati Rembang Agus Salim, menyampaikan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Rembang kepada Komisi IX DPR RI dan Badan Gizi Nasional atas dipilihnya Rembang sebagai salah satu lokasi sosialisasi.

Dalam kesempatannya itu, Agus menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam upaya perbaikan gizi, tidak hanya sektor kesehatan tetapi juga pendidikan, pertanian, sosial, dan ekonomi.

Sebagai informasi, program MBG yang baru pertama kali dilakukan di Indonesia ini memakan anggaran awal Rp. 71 triliun untuk menjangkau 17,5 juta penerima manfaat hingga September 2025. Namun Menurut Menteri Keuangan, anggaran program ini akan ditambah Rp. 100 triliun, sehingga menjadi Rp 171 triliun. Bila ditambah Rp. 100 triliun, bisa menyasar 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir tahun 2025.***

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru