RSUD Dr Moewardi Buka Layanan Fast Track

- Reporter

Selasa, 17 Juni 2025 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengecek layanan fast track untuk pasien rawat jalan di RSUD Dr Moewardi Solo, Selasa (17/6/2025). Layanan fast track tersebut diprioritaskan untuk masyarakat berkebutuhan khusus, seperti lansia, disabilitas, bayi, dan ibu hamil berisiko tinggi.

Direktur RSUD Moewardi, Zulfachmi Wahab mengatakan, layanan fast track tersebut merupakan wujud salah satu program Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen. Fasilitas itu sudah berjalan sekitar tiga bulan. Tujuannya, untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, khususnya yang berkebutuhan khusus.

“Kita dahulukan, kita buatkan fast track khusus untuk mereka, agar dapat dilayani secara cepat dan baik,” kata Zulfachmi, seusai mendampingi kunjungan Gubernur Ahmad Luthfi.

Salah satu kelebihan layanan fast track adalah memberikan rasa nyaman dan mudah bagi pasien, sesuai dengan tagline RSUD Dr Moewardi Solo, yaitu memberikan layanan yang nyaman dan memuaskan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Gus Yasin: Tanpa Ulama, Pemerintahan Kehilangan Arah Spiritual

Dia membeberkan, jumlah pasien rawat jalan RSUD Dr Moewardi setiap hari kurang lebih 2.500 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 250-an orang pasien yang memanfaatkan layanan fast track.

Ia menambahkan, RSUD Dr Moewardi Solo juga akan terus berbenah. Perbaikan sarana-prasarana, fasilitas penunjang, dan profesionalisme dokter terus dilakukan. Termasuk, mempercantik lingkungan RSUD Dr Moewardi.

“Sesuai pesan Gubernur, kita menata RSUD Dr Moewardi biar lebih nyaman, enak, dan homey. Istilah kami adalah program beautifikasi dari rumah sakit, supaya menjadi cantik dan bagus,” kata Zulfachmi.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan, RSUD Dr Moewardi merupakan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Rumah sakit tersebut memiliki kualifikasi yang bagus, baik dari segi pelayanan, dokter spesialis, maupun fasilitas penunjangnya.

Baca Juga :  Evaluasi Kesiapan Infrastruktur, Komisi D DPRD Panggil DPUPR dan BPBD

“Hari ini cek RSUD Dr Moewardi sekalian cek kesehatan rutin. Rumah sakit ini luar biasa sekali. Dari jam 6 pagi (06.00 WIB) sudah 670 masyarakat kita yang dilayani, dari Jawa Timur ada, Jawa Barat ada, apalagi dari kita (Jawa Tengah),” katanya, seusai peninjauan.

Terkait peningkatan dan pengembangan RSUD Dr Moewardi, Pemprov Jateng sudah berkoordinasi dengan kementerian terkait, baik dalam pengembangan fasilitas kesehatan maupun fasilitas penunjang seperti perluasan lahan parkir.

Luthfi berharap, RSUD Dr Moewardi dapat menjadi ikon dan rujukan layanan dan fasilitas kesehatan di Jawa Tengah.

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru