Dari Desa Layansari Cilacap, Harapan Gizi Sehat untuk Anak Bangsa Digelorakan

- Reporter

Rabu, 30 Juli 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilacap – Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan pemerintah agar penerima manfaat semakin merata dan lebih luas. DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus menggalakan sosialisasi untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjalani pola hidup sehat.

Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini bertempat di di GOR Desa Layansari pada Senin, 28 Juli 2025. Kegiatan yang dimulai pada pukul 13.00 WIB itu dihadiri oleh ratusan peserta yang merupakan warga setempat.

Acara sosialisasi program MBG dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohatiningsih, Staff Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional, Teguh Suparngadi, dan Kepala SPPG Cilacap Tengah Farizal Surno Suwito.

Dalam kesempatannya, anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohatiningsih mengingatkan masyarakat terhadap oknum organisasi kemasyarakatan (ormas), dan yayasan yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan BGN.

“Masyarakat harus waspada terhadap penawaran pengadaan dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada agar tidak tertipu oleh penawaran tersebut serta mengantisipasi segala kemungkinan buruk yang berkaitan dengan pengadaan SPPG,” terang Teti Rohatiningsih.

Baca Juga :  Resmi Diluncurkan, SPPG Miroto Semarang Mulai Bagikan MBG untuk Tekan Stunting

Program MBG dilaksanakan untuk menyediakan nutrisi berkualitas bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Hanya dengan kolaborasi bersama program MBG ini dapat berjalan dengan lancar dan optimal.

“Selain gizi, program ini juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar serta menciptakan lapangan kerja baru dimasyarakat,” tambah Teti.

Kemudian, Staff Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional Teguh Suparngadi menegaskan pemerintah membuat program MBG dengan tujuan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar.

“Presiden menargetkan agar pada akhir tahun 2025, seluruh wilayah Indonesia dapat merasakan manfaat dari program ini.” tegas Teguh.

Baca Juga :  Batik Hingga Hasil Pertanian Produk Kopdes Merah Putih, Meriahkan Hari Koperasi Jateng

Program Makan Bergizi Gratis bertujuan mengubah perilaku makan ke arah yang lebih sehat, meningkatkan literasi gizi anak dan keluarga, serta menjadikan gizi bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Program ini melibatkan pemerintah, SPPG, guru, tenaga kesehatan, orang tua, hingga petani dan UMKM lokal. Lebih dari sekadar berbagi makanan, program ini adalah fondasi perubahan budaya makan demi generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Menanggapi, Kepala SPPG Cilacap Tengah Farizal Surno Suwito menghimbau kepada masyarakat untuk sudah mulai menanam sayur dan beternak guna mendukung suplai bahan pangan ke dapur sehat atau SPPG.

“Sebab pada saat ini, beberapa wilayah di Cilacap mulai mengalami kekurangan pasokan bahan baku, yang berisiko mengganggu kelancaran operasional dapur MBG,” imbuh Farizal.

Partisipasi aktif dari masyarakat sangat diperlukan demi keberlanjutan program tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh masyarakat Indonesia.***

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru