Taj Yasin Lepas Kafilah STQH Jateng, Targetkan Prestasi Nasional Lengkapi Juara Umum MQK

- Reporter

Rabu, 8 Oktober 2025 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mendukung capaian prestasi Kafilah Jateng dalam Seleksi Tilawatil Al Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025, di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Selatan, pada 12-17 Oktober 2025.

Kafilah Jateng terdapat 84 orang. Di antaranya sebanyak 21 peserta putra/putri, dan lainnya terdiri dari dewan hakim, dan pendamping.

Bila berhasil meraih banyak prestasi, kata Taj Yasin, maka itu akan melengkapi capaian juara umum Kafilah Jateng Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Tingkat Nasional ke-8 di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada 2-7 Oktober 2025.

“MQK nasional, Jateng juara umum tiga kali. Dan hari ini kita berangkatkan Kafilah STQH ke Kendari, ke Sulawesi Tenggara. Insya Allah juga akan mengharumkan Provinsi Jawa Tengah, sekaligus pondok pesantren di Jateng,” kata Taj Yasin mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, jelang pemberangkatkan Kafilah STQH Jateng, di kompleks Kantor Gubernur Jateng, Rabu, 8 Oktober 2025.

Baca Juga :  Expo dan Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan HUT ke-284 Kabupaten Rembang

Taj Yasin menyampaikan, di Jateng terdapat banyak lembaga pendidikan berbasis keagamaan yakni pondok pesantren. Khususnya pondok pesantrean tahfidzul quran yang mendapat apresiasi dari santri baik dari dalam maupun luar Jateng.

“Yang pernah bertemu dengan saya, santri dari Papua juga mondok khusus Al Qur’an. Muncul santri-santri dari Papua belajar Al Qur’an ke Jawa Tengah,” katanya.

Maka dari itu, dikatakannya, perjalanan kafilah mewakili Jawa Tengah itu ditunggu oleh kalangan pondok pesantren yang berbasis Al Qur’an dari provinsi lain. Momen STQH nasional tersebut jadi pijakan Kafilah Jateng untuk melompat pada kejuaraan Tilawatil Quran tingkat internasional.

“Yang mana Indonesia ini menjadi bagian penting untuk pengembangan dan pendidikan Al Quran,” ucap Taj Yasin.

Baca Juga :  Antisipasi Banjir Jelang Mudik Lebaran, Heri Londo Minta Infrastruktur Diperkuat

Gus Yasin sapaan akrab Wakil Gubernur Jateng, menerangkan, ajang STQH bukan hanya sebatas pada pembacaan tajwidnya. Akan tetapi juga bagaimana memaknai, mengartikan, menjelaskan tentang kandungan Al Quran dengan hadisnya.

“Ini yang perlu kita angkat, tunjukkan. Alhamdulillah Jawa Tengah selalu mengapresiasi tentang kajian dan pembelajaran Al-Qur’an. Baik yang ada di pondok pesantren maupun yang di lembaga-lembaga lain,” katanya.

Idham Khalid, mahasiswa asal Kabupaten Pati, yang jadi peserta mengatakan, kesiapannya dan tinggal mematangkan hasil latihannya selama beberapa waktu sebelumnya. Dia akan mengikuti cabang kompetisi hafalan 500 hadits tanpa diikuti sanad.

Sementara Rendra Lintang Prasojo, siswa Madrasah Tsawaniyag (Mts) asal Kabupaten Kebumen mengatajan akan mengikuti cabang ko petisi tilawah anak-anak.

“Insya Allah siap,” kata dia.***

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru