5,7 Juta Warga Jawa Tengah Telah Terima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

- Reporter

Jumat, 17 Oktober 2025 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sebanyak 5.750.525 orang tercatat sebagai penerima manfaat dari realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Tengah per 16 Oktober 2025.

Penerima manfaat tersebut terdiri dari siswa TK–SMK, ponpes, serta kelompok ibu hamil (bumil), ini menyusui (busui), dan balita.

Adapun jumlah Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Tengah tercatat sudah ada 1.836 unit, terdiri dari SPPG Mitra, SPPG Polri, SPPG TNI, dan SPPG Ponpes.

“MBG merupakan program pemerintah pusat yang tentu harus didukung pemerintah daerah. Oleh karena itu, akselerasi di Jawa Tengah terus dilakukan,” ungkap Ahmad Luthfi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, usai peresmian SPPG Polrestabes Semarang di kompleks Asrama Polisi Gedawang, Banyumanik, Kota Semarang, Jumat, 17 Oktober 2025.

Dijelaskan, langkah Pemprov Jateng dalam pengawalan program MBG di antaranya dengan membentuk Satgas MBG untuk percepatan pembangunan SPPG, pendirian posko aduan masalah MBG yang berada di kabupaten/kota. Layanan aduan tersebut beroperasi selama 24 jam.

Selain itu, Ahmad Luthfi juga mengetatkan pengawasan keamanan pangan yang telah dilaksanakan di 101 SPPG pada 28 kabupaten/kota. Gubernur juga mendorong secara aktif agar ada akselerasi penerbitan sertifikat laik higiene dan sanitasi (SLHS). Jumlah dapur yang telah bersertifikat SLHS ada 83 titik.

Baca Juga :  Ini Sejumlah Capaian Kinerja Rudenim Semarang Sepanjang 2024

“Ini sudah disosialisasikan dan kita masifkan di seluruh kabupaten/kota di wilayah kita. Verifikasi SLHS tersebut untuk menjamin agar tidak ada lagi anak-anak yang terpapar atau keracunan,” jelas Ahmad Luthfi.

Sementara itu, Polda Jawa Tengah menjadi yang terbanyak dalam pendirian Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri se Indonesia. Dari 672 SPPG Polri yang ada di Indonesia, 100 di antaranya berdiri dan beroperasional di Jawa Tengah.

“Jawa Tengah adalah yang terbanyak (untuk SPPG Polri). Ini masuk SPPG ke 672 dan akan terus melakukan pembangunan untuk bisa mencapai target 1.000 lebih SPPG (se-Indonesia),” kata Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

Secara bersamaan, Kapolri juga meluncurkan operasional 35 unit SPPG dan groundbreaking kurang lebih 27 SPPG. Dengan tambahan 35 unit SPPG tersebut, total sudah ada 100 SPPG Polri yang ada di wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga :  Situasi Kamtibmas Jateng Kondusif, Takbiran Berlangsung Aman dan Tertib

Ia berharap, SPPG Polri yang dibangun di Jawa Tengah dapat memberikan manfaat kepada 400 ribu orang penerima, dan memberikan lapangan pekerjaan untuk sekitar 5.000 orang.

Untuk menjamin kualitas makanan dan mengantisipasi adanya hal yang tidak diinginkan, Kapolri mewanti-wanti saat mengecek SPPG di Gedawang. Mulai dari proses penerimaan bahan baku, sistem penyimpanan bahan baku, sampai tempat dan media pencucian ompreng dan alat masak.

Kapolri meminta seluruh SPPG Polri agar menerapkan SOP ketat terkait higienitas dan kualitas makanan. Personel juga dipesan agar ikut mengawal dari distribusi sampai pascamakan. Pantauan harus dilakukan setiap hari untuk mengontrol kualitas makanan.

“Makanan juga cek kandungan gizinya, sebelum didistribusikan juga dilakukan tes makanan. Semua berjalan. Seluruh wilayah juga melakukan SOP SPPG Polri. Sudah berjalan dan memastikan makanan dalam kondisi baik. Setelah makan anak-anak juga dalam kondisi aman,” kata Listyo Sigit.*

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru