Hadapi Tantangan Digital, Ning Nawal Tekankan Peran Penting Perempuan sebagai Madrasah Peradaban

- Reporter

Minggu, 19 Oktober 2025 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Nawal Arafah Yasin, menekankan peran penting perempuan dalam pendidikan karakter anak, di tengah tantangan dunia digital yang kompleks.

Menurut Ning Nawal, panggilan akrabnya, perempuan ialah fondasi karakter dan madrasah peradaban. Cara perempuan mendidik anak di dalam keluarga, sangat menentukan bagaimana karakter generasi di masa depan.

Hal itu disampaikan Nawal, saat menjadi narasumber Kajian Wanita bertema “Perempuan Sholihah Sebagai Fondasi Karakter dan Madrasah Peradaban”, di Gedung Madrasah TBS, Kabupaten Kudus, Sabtu (18/10/2025).

Nawal mengungkapkan, ada beberapa hal penting yang dibutuhkan perempuan, dalam mendidik karakter anak dan membangun peradaban. Pertama, ilmu dan akhlak yang akan diwariskan kepada sang buah hati.

“Ini bisa membentuk satu peradaban, karena bagaimana baiknya ibu, itu juga nanti akan membentuk generasi, bagaimana karakter yang baik dari ibu, itu nanti akan melahirkan anak-anak dan generasi yang berkarakter,” kata Nawal Arafah.

Dia melanjutkan, hal yang tak kalah penting ialah kecerdasan emosioal. Pasalnya perempuan memiliki multiperan, sehingga harus bisa manajemen waktu dan manajemen emosi dengan baik.

Baca Juga :  Arus Mudik Lebaran 2026: Exit Tol Bawen Diberlakukan Rekayasa Lalu Lintas Sementara

“Bagaimana dengan multiperan yang ibu-ibu emban ini, bagaimana caranya bukan hanya mengatur waktu, bukan hanya memiliki waktu yang berkualitas, tetapi juga memiliki emosi yang baik,” beber istri Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), yang mendampingi gubernur Jateng Ahmad Luthfi tersebut.

Ditambahkan, perempuan juga harus memiliki growth mindset atau pola pikir berkembang. Tak hanya itu, social responsibility atau tanggung jawab sosial harus berani diambil, untuk menciptakan perubahan dan membangun sebuah peradaban.

“Kalau ingin membangun peradaban mindsetnya harus tumbuh, tidak kemudian berhenti pada, ya sudah tidak usah ngapa-ngapain. Mindset harus bertumbuh lebih baik, membuat kualitas lebih baik, dan kemudian harus bermanfaat bagi lainnya,” imbuh Nawal.

Dia mengingatkan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini, tantangan yang dihadapi anak sangat kompleks. Sehingga, butuh peran aktif ibu sebagai madrasah pertama bagi anak-anak.

Baca Juga :  Gubernur Luthfi: Haul KH Dalhar Teguhkan Nilai Persatuan dan Bela Negara

Menurut Nawal, seorang ibu perlu mengarahkan anak untuk belajar di sebuah lembaga pendidikan agama, dengan tenaga pendidik yang memiliki otoritas keilmuan yang jelas dan bersambung kepada Rasulullah SAW.

Dia menekankan, dalam mendidik anak, ibu harus bisa menjadikan gawai sebagai sarana untuk menumbuhkan pemikiran kritis, tidak melupakan etika, serta mengembangkan kreativitas.

Di sisi lain, ibu mesti memiliki quality time dengan anak. Selain untuk menumbuhkan ikatan emosional, hal itu penting agar teknologi tidak menjauhkan anak dengan ibunya.

Menurut Nawal, di era sekarang ini, anak tidak bisa dilarang bermain gawai. Namun yang bisa dilakukan adalah mengarahkan anak untuk mengakses konten yang positif dan bermanfaat, serta memfilter konten negatif.

“Mereka harus paham, mana yang boleh, mana yang tidak, mana yang bermanfaat, dan mana yang tidak. Dan kemudian ada hak kesadaran terhadap anak untuk bisa mengatur waktunya,” tandas Bunda Forum Anak Nasional (FAN) Jateng tersebut.*

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru