BGN Tekankan Program MBG Penting untuk Cegah Stunting dan Tingkatkan Kualitas SDM

- Reporter

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blora – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan di Kabupaten Blora, Jawa Tengah untuk memperluas penerima manfaat. Sosialisasi ini menjadi wadah penting dalam memperkenalkan manfaat program MBG yang berfokus pada peningkatan asupan gizi bagi anak-anak dan ibu hamil, sekaligus mendukung visi besar menuju Indonesia Emas 2045.

Sosialisasi program MBG kali ini bertempat di Kantor Kelurahan Kunduran, Blitar pada Rabu, (22/10). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari Anggota Komisi IX DPR RI, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), hingga unsur pemerintah daerah dan tenaga kesehatan setempat.

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menegaskan bahwa MBG merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Baca Juga :  Wamen BUMN Cek Langsung Kesiapan SPKLU PLN Layani Kebutuhan Nataru

Menurutnya, program ini tidak hanya menyasar peserta didik di sekolah, tetapi juga ibu hamil, menyusui, dan balita sebagai bagian dari upaya menurunkan angka stunting dan memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.

“Pemenuhan gizi sejak dini adalah fondasi untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul. Kita harus memastikan setiap anak, tanpa terkecuali, mendapatkan akses terhadap makanan bergizi dan lingkungan yang sehat,” ujar Edy.

Sementara itu, Direktur Promosi dan Edukasi Gizi dari Badan Gizi Nasional, Gunalan, menekankan bahwa MBG bukan sekadar program pemberian makanan, melainkan juga strategi untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi daerah.

“MBG adalah program gizi berbasis rakyat dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk kesejahteraan rakyat. Melalui program ini, kita tidak hanya memberi makan, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan petani dan UMKM,” jelasnya.

Baca Juga :  Warga Antusias, Program MBG Disambut Hangat di Kabupaten Semarang

Dari sisi pelaksanaan di lapangan, Catur Hendro Y, selaku Kepala Puskesmas Kunduran, menambahkan bahwa pengawasan mutu makanan, edukasi gizi, dan penerapan standar higienitas menjadi kunci keberhasilan program.

“Program MBG tidak hanya tentang memberi makan, tetapi juga tentang membangun kesadaran gizi dan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Sosialisasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang sebagai dasar membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.*

 

Berita Terkait

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat
INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi
Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM
Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir
Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras
Karhutla Meluas, Menko Polkam Dorong Pemadaman Dipercepat dan Layanan Kesehatan Diperkuat
Usai Lepas Djamari, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Perkuat Stabilitas Politik dan Keamanan
Oktober Masih Rawan Karhutla, Pemerintah Optimalkan Pemadaman dan Pencegahan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras

Berita Terbaru