Sosialisasi Program Makan Bergizi di Semarang: Dorong Kolaborasi untuk Lahirkan Generasi Sehat dan Unggul

- Reporter

Rabu, 29 Oktober 2025 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Program Makan Bergizi (MBG) kembali disosialisasikan DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) untuk masyarakat Bandungan. Sosialisasi program MBG menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sosialisasi program MBG kali ini bertempat di Pondok Pesantren Tahfiz Modern Assalam, Bandungan, Kabupaten Semarang, pada Sabtu (25/10).

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ida Nurul Farida, serta Analis Pertahanan Negara Madya Set, Tati Herlia.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris, menegaskan bahwa program MBG merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk ikut berperan aktif dalam mendukung gerakan ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

Baca Juga :  Djamari Chaniago Minta Insan Kejaksaan Jaga Integritas dan Profesionalisme

“Pelaksanaan program MBG ini adalah langkah strategis dalam meningkatkan kualitas SDM bangsa. Ini bukan hanya tentang makanan bergizi, tetapi juga tentang membangun kebiasaan baik yang berkelanjutan di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Tati Herlia, menjelaskan bahwa program MBG berlandaskan empat prinsip utama, yaitu pemenuhan kalori, keseimbangan gizi, kebersihan, dan keamanan pangan. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan MBG juga terbuka terhadap masukan masyarakat untuk terus diperbaiki dan disempurnakan.

“Program ini dirancang untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan sesuai kebutuhan gizinya. Harapannya, dari program ini akan lahir generasi sehat, cerdas, dan unggul yang menjadi fondasi Generasi Emas Indonesia 2045,” paparnya.

Baca Juga :  Telkomsel Perluas Jaringan 5G di Jabodetabek

Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ida Nurul Farida, menyoroti pentingnya intervensi gizi sejak usia dini.

“Program MBG adalah langkah strategis untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya pada anak-anak usia sekolah. Selain memberi manfaat kesehatan, program ini juga menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan UMKM dan bahan pangan daerah,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, seluruh pihak berkomitmen untuk memperluas penerapan nilai-nilai MBG di berbagai lapisan masyarakat. Program MBG diharapkan tidak hanya menjadi kebijakan pemerintah, tetapi juga gerakan bersama menuju Indonesia yang sehat dan berdaya saing tinggi.***

Berita Terkait

59 Ribu Warga Jateng Keluar dari Kemiskinan, Menko Muhaimin Apresiasi Strategi Ahmad Luthfi
Dari Jateng untuk NTT, Bantuan Tahap Dua Kembali Diberangkatkan
Bantuan Mengalir dari Jateng, Korban Gempa NTT Dapat Dukungan
Dari TPA hingga Energi, Strategi Pengelolaan Sampah Jateng Diapresiasi
Pamor Wicaksono Terima Tokoh Inspiratif Jateng, Aspirasi Rakyat Jadi Amanah
13 Tokoh dengan Kiprah Beragam Raih Apresiasi Tokoh Inspiratif Jateng 2026
Menko Polkam: Pastikan Aspirasi Masyarakat Sampai ke DPR Tanpa Gangguan Pihak yang Tidak Bertanggung Jawab
Jateng Ajukan Tujuh Tokoh Calon Pahlawan Nasional, Ini Daftarnya

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 08:40 WIB

59 Ribu Warga Jateng Keluar dari Kemiskinan, Menko Muhaimin Apresiasi Strategi Ahmad Luthfi

Selasa, 1 September 2026 - 16:33 WIB

Dari Jateng untuk NTT, Bantuan Tahap Dua Kembali Diberangkatkan

Selasa, 1 September 2026 - 12:18 WIB

Bantuan Mengalir dari Jateng, Korban Gempa NTT Dapat Dukungan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Dari TPA hingga Energi, Strategi Pengelolaan Sampah Jateng Diapresiasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Terima Tokoh Inspiratif Jateng, Aspirasi Rakyat Jadi Amanah

Berita Terbaru