Tanggap Darurat, Dinsos Jateng Operasikan Dapur Umum untuk Ribuan Warga Terdampak Banjir

- Reporter

Jumat, 31 Oktober 2025 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Dapur umum yang didirikan Dinas Sosial Jawa Tengah bersama Kementerian Sosial RI di Kelurahan Tlogosari Kulon, menyiapkan 3.000 porsi makanan bagi warga terdampak banjir, Kamis 30 Oktober 2025.

Layanan dapur umum ini akan beroperasi hingga 5 November, dengan dukungan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan kader PKK.

Lurah Tlogosari Kulon, Hananto Lesworo, mengatakan, dapur umum tersebut mulai beroperasi sejak Rabu, 29 Oktober 2025. Dapur itu memasok makanan siap saji untuk sekitar 1.500 jiwa di 23 RW terdampak banjir.

“Penyaluran dilakukan melalui para ketua RW atau perwakilan yang datang ke sini, kemudian dibagikan kepada warga terdampak,” ujarnya.

Baca Juga :  Rob Rendam Permukiman Tayu, Ahmad Luthfi Siapkan Perbaikan Tanggul dan Bantuan

Hananto menambahkan, selain di Tlogosari Kulon, warga di Kelurahan Muktiharjo Kidul juga mengalami hal serupa, dengan jumlah terdampak mencapai sekitar 3.000 jiwa.

“Di sini Tagana dibantu relawan, pekerja sosial masyarakat, dan ibu-ibu PKK. Mereka yang memasak hingga membungkus makanan. Harapan kami, sinergi ini bisa terus berlanjut di kegiatan lainnya,” tutur Hananto.

Dengan komposisi relawan tersebut, dapur umum di Tlogosari Kulon mampu memasak hingga 1.500-3.000 bungkus dalam dua kali jadwal memasak.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur mengatakan, pendirian dapur umum merupakan bagian dari tugas, guna melayani masyarakat. Selain itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan berupa family kit, kids ware dan kasur lipat hingga bantuan logistik.

Baca Juga :  Tanpa Tunggu APBD Perubahan, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp200 Miliar untuk Perbaikan Jalan

Bersinergi dengan Kementerian Sosial, dapur umum didirikan di beberapa tempat, seperti di Kantor Dinsos Jateng dan Kantor Kelurahan Tlogosari Kulon. Di tempat ini, Disiagakan Tagana yang bertugas memasak berbagai menu.

“Kami siapkan logistik untuk yang terdampak banjir dan kemarin sudah kami distribusikan, kalau total untuk kota Semarang senilai Rp 600 juta, ada beras 4 ton permakanan siap saji termasuk di dalamnya kasur dan lain-lain sudah kami drop,” ungkap Imam.*

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru