Dari Semarang ke Sayung, Pemprov Jateng Lanjutkan Penanganan Banjir Darurat

- Reporter

Selasa, 4 November 2025 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih terus berupaya melakukan penanganan banjir. Setelah berhasil mengeringkan wilayah Kaligawe Kota Semarang, kini beralih ke wilayah Sayung, Kabupaten Demak.

Sebanyak tiga unit mesin pompa dari Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah diturunkan untuk mengatasi banjir di Dusun Lengkong, Kecamatan Sayung. Dusun Lengkong memang menjadi titik rawan banjir saat musik hujan tiba.

“Alhamdulillah untuk wilayah Kaligawe Semarang sudah surut. Upaya pemerintah sudah membuahkan hasil. Air surut dan jalan kembali lancar,” unar Kepala Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, Selasa (4/11/2025).

Baca Juga :  Gerakan Kencan Bumil Jadi Upaya Jateng Tekan AKI, AKB dan Stunting

Henggar mengatakan, kondisi di Dusun Lengkong memang perlu perhatian dan penanganan. Sebanyak tiga unit mesin pompa dioperasikan untuk menyedot banjir di sana.

“Karena di Semarang sudah surut kita beralih ke Lengkong, Sayung. Ada tiga unit yang kami turunkan untuk bisa menangani banjir di sana,” paparnya.

Sejauh ini, pihaknya telah memiliki total 10 unit pompa air. Tiga di antaranya dioperasikan di Dusun Lengkong Sayung dan satu unit di Tenggang, Kota Semarang.

“Mesin pompa yang lain masih kami cek untuk kembali disiagakan, karena kemarin beberapa hari beroperasi di Sringin. Meskipun di Kaligawe sudah surut, kami tetap pantau dan siagakan mesin pompa. Kita lihat kondisi, jika di Sayung membutuhkan tambahan mesin pompa, kami akan turunkan,” terangnya.

Baca Juga :  Plt Bupati Sukoharjo Disiapkan Sesuai Aturan, Layanan Publik Tetap Berjalan

Pihaknya terus berkomitmen penuh dalam penanganan banjir. Hal itu atas instruksi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang ingin persoalan banjir di Semarang dan Demak harus segera diatasi sampai tuntas. Selain pemukiman, juga untuk membuka dan memperlancar akses transportasi dan ekonomi.

“Kalau banjir tertangani, pemukiman sehat, jalan lancar, tentu ekonomi akan hidup,” tandasnya.

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru