Lewat RSPPU, Jateng Bidik Pemerataan Dokter Spesialis

- Reporter

Selasa, 18 November 2025 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOKERTO – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno berharap, penandatanganan Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (RSPPU) dapat menyelesaikan persoalan kekurangan dokter spesialis dalam pelayanan kesehatan.

Terlebih, program tersebut berbasis ‘hospital base’ merupakan jawaban untuk mengurangi gap spesialis di Indonesia.

Hal itu dikatakan Sumarno, saat mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), untuk menghadiri penandatanganan kerjasama RSPPU dan ground breaking gedung VIP RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto, Selasa, 18 November 2025.

Dalam acara yang dihadiri Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin itu, dilakukan penandatanganan kerjasama antara Universitas Sebelas Maret dengan RSUD Prof Dr Margono Soekarjo dan RSUD Dr Moewardi dalam kerjasama RSPPU.

Baca Juga :  Sekda Sumarno: IKK Hanya Instrumen, Manfaat Kebijakan untuk Masyarakat yang Utama

Sumarno mengatakan, Pemprov Jawa Tengah mengapresiasi rencana Kemenkes yang akan membuka kesempatan bagi 500 calon dokter spesialis untuk mengikuti program RSPPU.

“Dengan konsep hospital base, kesempatan menjadi dokter spesialis menjadi lebih mudah, dibandingkan sebelumnya university base yang mahal dan masuknya pun dipandang sulit oleh masyarakat,” kata Sumarno.

Sumarno menambahkan, konsep hospital base bisa menjadi jembatan bagi RS di daerah yang belum memiliki dokter spesialis dengan biaya yang lebih ekonomis.

Bahkan, di negara lain dokter spesialis mendapatkan penghasilan karena magang di RS. Melalui konsep hospital base, Sumarno berharap Jawa Tengah semakin banyak menghasilkan dokter spesialis yang dapat mendukung kebutuhan hingga ke luar provinsi.

Baca Juga :  456 Huntara Modular untuk Korban Tanah Gerak Tegal Dikebut Sebulan

Dalam sambutannya, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Indonesia perlu mencetak sekitar 16.000 – 49.000 dokter spesialis untuk populasi 280 juta penduduk.

Konsep hospital base melalui RSPPU nantinya akan mengisi kekurangan dokter spesialis di RS daerah.

“Kami akan menyelenggarakan 500 pendidikan spesialis dengan konsep hospital base,” kata Budi Gunadi.

Dia menambahkan, hanya di Indonesia, program dokter spesialis berbiaya mahal.

“Hanya di Indonesia pendidikan spesialis tidak digaji,” kata Budi.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan ground breaking yang menandai dibangunnya Gedung VIP berlantai 7 untuk meningkatkan pelayanan di RS Prof Dr Margono Soekarjo.

Menkes Budi mengingatkan agar pembangunan gedung nantinya memperhatikan tata kelola, infrastruktur dan fungsi bangunan.**

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru