Jelajah 200 Km Semarang–Purwokerto, Pesepeda Kenalkan Destinasi Pegunungan Jateng

- Reporter

Sabtu, 22 November 2025 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Sumarno, memberangkatkan para pesepeda yang tergabung dalam komunitas Tendbir Semarang, di Halaman Kantor Bank Jateng, Kota Semarang, Sabtu, 22 November 2025.

Dengan kuota yang dibatasi 50 peserta, mereka akan menjelajah rute dari Kota Semarang-Purwokerto (Kabupaten Banyumas) mencapai lebih dari 200 Km. Salah satu tujuannya mengeksplorasi dan mempromosikan potensi wisata Jawa Tengah.

“Komunitas mengadakan event rutin tiap tahun. Ini lebih mengarah tentang sepeda wisata. Jadi mengeksplorasi keindahan alam di Jawa Tengah,” katanya.

Sumarno mengatakan, pesepeda yang beberapa di antaranya perempuan, menempuh rute pegunungan tengah menuju ke Selatan. Di antaranya Magelang, Temanggung, Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, sampai ke Banyumas.

Baca Juga :  Ning Nawal Dorong UMKM Keluarga di Lereng Sumbing Tumbuh Lewat Kapulaga

Secara estimasi, diperkirakan pesepeda membutuhkan waktu kurang lebih 12 jam.
Adapun peserta yang terlibat tak hanya dari Jawa Tengah. Terdapat peserta dari Jakarta, Jawa Timur, dan berbagai daerah. Selain itu juga terbuka untuk umum diluar komunitas.

“Kami mengajak teman-teman komunitas dari luar Jawa Tengah, karena ingin mempromosikan Jawa Tengah ya. Ada juga influencer Mas Tedjo yang ikut bergabung secara sukarela,” ucapnya.

Dia berharap, kedepan, akan membuat event serupa yang lebih besar untuk lebih mempromosikan Jawa Tengah. Di mana Jawa Tengah memiliki 35 kabupaten/kota dengan kekhasan wilayah masing-masing.

Baca Juga :  Munas BEM SI di Semarang, Ahmad Luthfi Ajak Mahasiswa Wujudkan Pembangunan Kolaboratif

Selain itu, kata Sumarno, pesepeda dengan mengenakan kostum olahraga Bank Jateng juga dalam rangka mempromosikan bank daerah milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut.

“Bank Jateng itu miliknya masyarakat Jawa Tengah. Sehingga kita perlu mempromosikan, supaya masyarakat itu bisa merasa memiliki dan memanfaatkan fasilitas yang disediakan,” katanya.

Dia mengatakan, karena Bank Jateng milik Pemprov Jateng dan semua kabupaten/kota, maka hasilnya akan kembali ke masyarakat dengan bentuk dividen. Di mana hal ity tentu akan digunakan untuk pembangunan di Jawa Tengah.*

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru