Service Gratis Yamaha Ringankan Warga Terdampak Banjir di Mejobo Kudus

- Reporter

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS – Curah hujan tinggi pada awal Januari 2026 menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus. Kecamatan Mejobo menjadi salah satu daerah yang terdampak cukup parah.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko, menyampaikan bahwa sedikitnya 870 rumah warga terdampak banjir sejak Sabtu (10/1/2026). Meski genangan di jalan utama mulai surut, dampak banjir masih dirasakan warga.

“Di Kecamatan Mejobo, kurang lebih terdapat 870 rumah warga yang terdampak banjir sejak Sabtu (10/1), meskipun saat ini genangan di jalan sudah mulai surut,” ujar Eko di Kudus, Minggu (11/1/2026).

Rincian desa terdampak antara lain Desa Mejobo (425 rumah), Desa Jojo (200 rumah), Desa Golantepus (150 rumah), Desa Tenggeles (40 rumah), Desa Kesambi (35 rumah), Desa Temulus (20 rumah), serta Desa Hadiwarno yang masih dalam pendataan, namun tercatat sekitar 20 hektare sawah terdampak.

Menurut Eko, banjir dipicu meluapnya debit air dari sejumlah sungai yang melintasi permukiman warga, di antaranya Sungai Piji, Dawe, Logung, Mrisen, Nolo, dan Jati Pasean. Ketinggian genangan air bervariasi antara 5 hingga 40 sentimeter.

Baca Juga :  Pasukan Elit PDKB PLN UPT Salatiga Sukses Jaga Keandalan Pasokan Listrik Selama Nataru

Dampak banjir tidak hanya merendam rumah dan perabotan, tetapi juga mengganggu aktivitas warga, terutama terkait transportasi. Sepeda motor sebagai sarana mobilitas utama warga banyak yang terendam dan mengalami kerusakan.

“Dampak banjir memang menyeluruh. Selain rumah terendam, perabot rumah tangga juga rusak, termasuk sepeda motor. Padahal sepeda motor ini merupakan sarana transportasi yang sangat vital bagi warga,” jelas Kepala Desa Kesambi, Mokhamad Masri, saat kegiatan service gratis di halaman Balai Desa Kesambi, Sabtu (23/1/2026).

Kondisi tersebut mendorong PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing menggelar service gratis bagi warga terdampak banjir di Desa Kesambi.

“Service gratis yang diberikan Yamaha sangat membantu kami. Sepeda motor warga yang sebelumnya mogok karena terendam banjir bisa digunakan kembali. Tidak hanya diservis, olinya juga diganti. Terima kasih Yamaha,” ujar Muchlis, Kepala Desa Kesambi, mewakili warga.

Dalam kegiatan tersebut, Yamaha menerjunkan tiga mekanik dan satu service advisor. Berbagai merek dan tipe sepeda motor mendapatkan penanganan awal.

Baca Juga :  Ngopi di Angkringan, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Petani Karanganyar

“Ibaratnya, yang kami lakukan adalah memberikan pertolongan pertama. Sebagian besar sepeda motor terendam banjir sehingga mesinnya tidak bisa dihidupkan karena tangki dan beberapa komponen kemasukan air. Kami membantu agar motor bisa kembali dihidupkan. Penggantian oli juga kami lakukan secara gratis,” papar Bill Gunawan, Chief DDS 3 PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Namun demikian, Yamaha tetap menyarankan pemilik kendaraan untuk segera membawa sepeda motornya ke bengkel resmi setelah bisa digunakan kembali.

“Kami sarankan setelah motor bisa hidup, segera dibawa ke bengkel resmi agar mendapatkan penanganan lebih komprehensif. Bisa jadi ada komponen yang perlu diganti akibat terendam banjir,” tambahnya.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah sepeda motor masih menyisakan bekas rendaman air. Bahkan pada beberapa motor matic non-Yamaha, air masih terlihat menggenang di bagian lampu depan. Lumpur pekat juga terlihat di beberapa bagian motor saat jok dibuka.

“Kondisi seperti ini membutuhkan pemeriksaan lanjutan di bengkel, karena kemungkinan ada komponen yang harus diganti,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru