PGN Care Hadir di Desa Bandungrejo Bojonegoro, 75 Pelanggan Ikuti Penyuluhan dan Cek Kesehatan Gratis

- Reporter

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bojonegoro – Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Area Bojonegoro, menggelar kegiatan penyuluhan yang dipusatkan di Balai Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (11/2/2026).

Kegiatan bertajuk PGN Care tersebut diisi dengan sejumlah agenda, antara lain sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) jaringan gas (Jargas) rumah tangga, sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome (P2HIV/AIDS), serta pemeriksaan kesehatan gratis. Selain itu, PGN juga memberikan bantuan paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada pelanggan yang diundang.

Hadir dalam kegiatan tersebut dokter perusahaan, dr. M. Yusuf Amran; perwakilan Sales Operation Region (SOR) III dari Department Head Regional HSSE and Risk Management (RHRM), Eka Subandriani; Area Head PGN Bojonegoro, Faishal Arief; serta Penjabat (Pj) Kepala Desa Bandungrejo, Budi Utomo. Kegiatan diikuti sekira 75 pelanggan terundang.

Area Head PGN Bojonegoro, Faishal Arief, menyampaikan terima kasih atas kehadiran para pelanggan dalam kegiatan PGN Care. Ia menegaskan, pihaknya memiliki kewajiban untuk menyampaikan informasi terkait produk PGN, termasuk aspek keamanan dan keselamatan penggunaan gas bumi.

Baca Juga :  Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi Bapak dan Ibu sekalian,” ujarnya.

Penjabat Kepala Desa Bandungrejo, Budi Utomo, menilai kegiatan yang digelar PGN tersebut sangat bermanfaat bagi warga. Baik dari sisi peningkatan pengetahuan mengenai keamanan penggunaan produk PGN maupun layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang diberikan kepada pelanggan di Desa Bandungrejo.

“Dengan cara penggunaan gas bumi yang tepat, tentu membuat para pelanggan merasa aman dalam memanfaatkan energi bersih ini,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, pelanggan juga mendapatkan penjelasan mengenai tagihan, metode pembayaran, cara pencatatan meter mandiri, pengenalan sifat gas bumi, cara mendeteksi kebocoran, serta mengikuti kuis interaktif. Kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan tentang P2HIV/AIDS dan diakhiri dengan pemeriksaan kesehatan gratis.

Baca Juga :  Revitalisasi Stasiun Tawang Rampung, Prabowo Tegaskan Kemajuan Tak Tinggalkan Sejarah

Sementara itu, dr. M. Yusuf Amran menyampaikan terdapat dua penyakit menular yang masih menjadi perhatian di Indonesia, yakni tuberkulosis dan HIV/AIDS. Meski sama-sama menular, keduanya memiliki perbedaan karakteristik, dan tuberkulosis dinilai lebih mudah menular dibandingkan HIV/AIDS.

“Namun jangan takut, karena kedua penyakit ini dapat dicegah. Biaya pengobatannya juga ditanggung pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan,” tegas dr. M. Yusuf Amran, seraya memaparkan secara rinci mengenai gejala hingga tata cara pengobatan kedua penyakit tersebut.

Salah satu peserta, Binasri, warga Rukun Tetangga (RT) 24 Rukun Warga (RW) 4 Desa Bandungrejo, mengaku puas dengan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut. Salah satunya mengenai deteksi kebocoran gas yang dinilai dapat mencegah pembengkakan tagihan akibat kebocoran.

“Selain itu, sekarang saya tidak lagi mengangkat tabung gas. Gas bumi tersedia 24 jam dan dari segi biaya juga lebih murah,” ungkapnya.***

Berita Terkait

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM
Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju
Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun
Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas
Petani Tak Lagi Waswas Harga Panen Anjlok, Program Petani Gajian Jadi Harapan
Jateng Kantongi Investasi Rp 72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Bidik Ekspansi Perusahaan Vietnam
Harga Sembako Lebih Murah, Warga Minta GPM Jateng Lebih Sering Digelar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas

Berita Terbaru