Bersama PNM Mekaar, Ibu Irma Bangun Semangat Mandiri dan Produktif bagi Penyandang Disabilitas

- Reporter

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Keterbatasan fisik sering dianggap sebagai hambatan, namun bagi Ibu Irma, seorang nasabah PNM Mekaar di Gunugleutik, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, itu bukanlah batas akhir perjuangan. Sebagai perempuan penyandang disabilitas, ia telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk diam dan pasif, tetapi justru menjadi motivasi untuk bergerak maju, produktif, dan berdampak bagi komunitasnya.

Komitmen PNM untuk memberdayakan perempuan prasejahtera tanpa diskriminasi memberi ruang bagi Ibu Irma untuk mengembangkan potensi yang ia miliki serta membagikan ilmu dan semangatnya bagi sesama penyandang disabilitas di lingkungan sekitar rumahnya, sebuah langkah yang selaras dengan gerakan inklusif dan pemberdayaan ekonomi yang luas.

Perjalanan pemberdayaan yang dilakukan Ibu Irma tidaklah mudah, namun ia terus menunjukkan keteguhan hati yang luar biasa.

“Walaupun banyak keterbatasan tapi kita harus bisa kuat dan sama kaya yang lain, jangan mengharapkan belas kasihan, harus semangat bisa jualan harus bisa mandiri jangan ketergantungan. Jangan diem diri dirumah dan gapercaya diri. Kita harus saling tolong menolong dan punya keinginan kuat daripada diem gaada kegiatan. Kita buktikan pada mereka kalo kita bisa, walaupun sering dikucilkan karena saya juga merasakan seperti itu” ujar Ibu Irma, menggambarkan tekadnya yang kuat untuk mengubah stigma dan membuka peluang bagi penyandang disabilitas lain untuk ikut berkarya dan produktif.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara, Ahmad Luthfi: Polri Dituntut Semakin Humanis dan Responsif

Kebermanfaatan yang ditularkan oleh Ibu Irma dirasakan langsung oleh salah satu disabilitas binaan di sekitarnya, Ibu Iis. “Saya sangat sayang dan bahagia bisa diperhatiin oleh Bu Irma sehingga saya merasa dapat menjadi lebih berarti.” Ujar Iis.

Pernyataan ini menjadi bukti nyata bahwa dampak pendampingan yang dilakukan Ibu Irma tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga memberikan dorongan psikososial yang kuat kepada komunitas disabilitas di wilayah tersebut.

Dodot Patria Ary, selaku Sekretaris Perusahaan PNM, menyampaikan bahwa langkah pemberdayaan seperti yang dicontohkan oleh Ibu Irma merupakan cerminan komitmen PNM Mekaar dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Gelar Santunan Hingga Lomba di SPBU, Rayakan HUT RI Ke-80

“Langkah pemberdayaan yang dicontohkan oleh Ibu Irma merupakan bukti nyata PNM yang terus berkomitmen membuka akses yang setara bagi setiap ibu prasejahtera untuk bertumbuh secara usaha, memberikan kepedulian terhadap sesama, dan menginspirasi banyak orang di komunitasnya. Kisah Ibu Irma menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi tidak hanya berdampak pada kehidupannya sendiri, tetapi juga menyebar menjadi kebermanfaatan sosial yang luas bagi lingkungan sekitar,” ujar Dodot.

Ia menegaskan bahwa pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pendampingan usaha, pelatihan, dan akses pembiayaan adalah bagian dari strategi PNM untuk memastikan setiap ibu prasejahtera memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang seiring dengan semangat Tumbuh, Peduli, dan Menginspirasi dari PNM.

Kisah Ibu Irma menggambarkan bagaimana pemberdayaan ekonomi tidak hanya menguatkan kehidupan satu orang, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan kontribusi nyata bagi banyak orang, sehingga dampaknya terasa jauh lebih luas dan memberi makna yang mendalam bagi lingkungan di sekitarnya.***

Berita Terkait

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM
Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju
Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun
Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas
Petani Tak Lagi Waswas Harga Panen Anjlok, Program Petani Gajian Jadi Harapan
Jateng Kantongi Investasi Rp 72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Bidik Ekspansi Perusahaan Vietnam
Harga Sembako Lebih Murah, Warga Minta GPM Jateng Lebih Sering Digelar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas

Berita Terbaru