IDSD 2025 Tunjukkan Jateng Unggul, Banyak Daerah Masuk Kategori Maju

- Reporter

Sabtu, 11 April 2026 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), kembali mencatatkan capaian impresif dan menjadi perhatian di tingkat nasional. Pasalnya, beberapa daerah di Jawa Tengah masuk dalam penilaian paling maju di Indonesia.

Berdasarkan hasil pengukuran Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang dirilis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sebagian besar kabupaten/kota di Jawa Tengah masuk dalam kategori daerah paling maju di Indonesia.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Tengah, Mohamad Arief Irwanto, mengungkapkan bahwa capaian tersebut menunjukkan daya saing Jawa Tengah berada jauh di atas rata-rata nasional. Secara nasional, indeks daya saing tercatat sebesar 3,50, sedangkan Jawa Tengah telah mencapai angka 3,87.

“Mayoritas kabupaten/kota di Jawa Tengah nilainya sudah melampaui nasional. Bahkan beberapa kota hampir menyentuh angka 4,” ujarnya di Semarang, Sabtu (11/4/2026).

Sejumlah daerah mencatatkan performa menonjol. Kota Surakarta menjadi yang tertinggi dengan skor 4,43, disusul Kota Semarang 4,37, dan Kabupaten Magelang 4,29. Capaian ini menempatkan daerah-daerah tersebut dalam kategori kota paling maju di Indonesia.

Baca Juga :  Tak Sekadar Cepat, Pelayanan Publik Jawa Tengah Dibangun agar Terasa Dekat

Tak hanya kota, sejumlah kabupaten juga menunjukkan daya saing tinggi. Kabupaten Semarang mencatat skor 4,03, Kabupaten Klaten 3,86, serta Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Jepara masing-masing 3,85.

Arief menjelaskan, pengukuran IDSD dilakukan melalui 12 pilar utama, meliputi aspek institusi, infrastruktur, adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), hingga stabilitas ekonomi makro. Selain itu, indikator lain yang turut diukur mencakup kesehatan, keterampilan tenaga kerja, pasar produk, pasar tenaga kerja, sistem keuangan, ukuran pasar, dinamisme bisnis, dan kapabilitas inovasi.

Menurutnya, kekuatan utama Jawa Tengah terletak pada sektor pasar dan tenaga kerja. Tingginya penyerapan tenaga kerja serta rendahnya tingkat pengangguran menjadi faktor kunci yang mendorong daya saing daerah.

“Penyerapan tenaga kerja di Jawa Tengah cukup tinggi, sehingga berdampak pada stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Teti Rohatiningsih Nilai Program MBG Mampu Perkuat Gizi dan Kesejahteraan Masyarakat

Dibandingkan wilayah lain di Jawa-Bali, Jawa Tengah juga unggul dalam komponen lingkungan pendukung dan ekosistem inovasi. Selain itu, kekuatan pada pilar institusi, ukuran pasar, dan kapabilitas inovasi turut memperkuat posisi provinsi ini.

Perkembangan kawasan industri di berbagai wilayah juga menjadi faktor pendorong signifikan. Selain membuka lapangan kerja baru, ekspansi kawasan industri memperluas akses pasar serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, akselerasi pembangunan ekonomi dinilai semakin terarah dan berdampak langsung pada peningkatan daya saing daerah.

Dengan capaian ini, Jawa Tengah dinilai masih memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan memperkuat posisinya sebagai salah satu provinsi dengan daya saing terbaik di Indonesia.

“Potensinya masih sangat besar untuk terus berkembang dan menjadi yang terbaik,” pungkas Arief.***

Berita Terkait

59 Ribu Warga Jateng Keluar dari Kemiskinan, Menko Muhaimin Apresiasi Strategi Ahmad Luthfi
Dari Jateng untuk NTT, Bantuan Tahap Dua Kembali Diberangkatkan
Bantuan Mengalir dari Jateng, Korban Gempa NTT Dapat Dukungan
Dari TPA hingga Energi, Strategi Pengelolaan Sampah Jateng Diapresiasi
Pamor Wicaksono Terima Tokoh Inspiratif Jateng, Aspirasi Rakyat Jadi Amanah
13 Tokoh dengan Kiprah Beragam Raih Apresiasi Tokoh Inspiratif Jateng 2026
Menko Polkam: Pastikan Aspirasi Masyarakat Sampai ke DPR Tanpa Gangguan Pihak yang Tidak Bertanggung Jawab
Jateng Ajukan Tujuh Tokoh Calon Pahlawan Nasional, Ini Daftarnya

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 08:40 WIB

59 Ribu Warga Jateng Keluar dari Kemiskinan, Menko Muhaimin Apresiasi Strategi Ahmad Luthfi

Selasa, 1 September 2026 - 16:33 WIB

Dari Jateng untuk NTT, Bantuan Tahap Dua Kembali Diberangkatkan

Selasa, 1 September 2026 - 12:18 WIB

Bantuan Mengalir dari Jateng, Korban Gempa NTT Dapat Dukungan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Dari TPA hingga Energi, Strategi Pengelolaan Sampah Jateng Diapresiasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Terima Tokoh Inspiratif Jateng, Aspirasi Rakyat Jadi Amanah

Berita Terbaru