Presiden Panen Udang Kebumen, Luthfi Sebut Peluang Ekonomi Pesisir Terbuka

- Reporter

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBUMEN – Kawasan tambak udang modern di pesisir selatan Kebumen mendapat perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto. Didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Presiden melakukan panen raya udang vaname yang disebut menjadi simbol kebangkitan sektor perikanan budidaya nasional, sekaligus sumber ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.

Gubernur Ahmad Luthfi yang memimpin Jateng duet Wagub Taj Yasin, menegaskan, kawasan tambak modern seluas 100 hektare itu menjadi sinyal kuat bahwa sektor perikanan budidaya Jawa Tengah memiliki masa depan yang sangat menjanjikan, baik untuk pertumbuhan ekonomi maupun penciptaan lapangan kerja.

Panen raya digelar di Tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jumat (23/5/2026).

Presiden didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Wakil Ketua Komisi IV DPR RI.

Baca Juga :  Penghargaan TPID untuk Jateng, Wamentan: Kinerjanya Konsisten dan Terukur

Kawasan budidaya modern tersebut dikembangkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, sebagai model budidaya udang berbasis kawasan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Ahmad Luthfi mengatakan, proyek budidaya udang di Kebumen memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Selain meningkatkan produksi perikanan, kawasan itu juga dinilai mampu membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar.

“Ini prospek bagus. Lahan 100 hektare ini akan menambah lapangan pekerjaan baru di wilayah Kebumen, di samping pendapatan daerah tentunya. Dan secara nasional ini prospek yang bagus sekali,” kata Luthfi usai kegiatan.

Menurutnya, keberadaan BUBK Kebumen menjadi bagian penting dalam implementasi Program Ekonomi Biru sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan nasional melalui sektor kelautan dan perikanan.

Data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat produksi udang vaname di Jawa Tengah sepanjang 2025 mencapai 26.313 ton. Kabupaten Kebumen menjadi salah satu sentra utama dengan produksi mencapai 1.850 ton.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Benahi Transportasi: Trans Jateng Bakal Terintegrasi Moda Lain

Sementara itu, ekspor udang Jawa Tengah pada triwulan I 2026 mencapai 1.300 ton dengan nilai Rp178,8 miliar. Angka tersebut menunjukkan sektor budidaya perikanan masih menjadi salah satu komoditas unggulan ekspor daerah.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi produktivitas tambak udang di Kebumen yang dinilai telah memenuhi standar dunia.

“Tadi saya diberi laporan satu hektare bisa menghasilkan 40 ton udang. Luar biasa. Harganya juga sangat bagus, Rp 70 ribu per kilogram,” ujar Presiden.

Presiden menegaskan, pemerintah akan terus memperluas pembangunan kawasan budidaya perikanan produktif di sejumlah daerah lain, seperti Waingapu, Gorontalo, dan Pantai Utara Jawa Barat.

“Yang harus kita dukung adalah proyek-proyek yang produktif, yang menciptakan lapangan kerja dan menghasilkan nilai tambah untuk rakyat,” katanya.

Saat ini, kawasan BUBK Kebumen disebut telah menyerap sekitar 650 tenaga kerja lokal dan masuk dalam salah satu proyek strategis nasional di sektor perikanan budidaya.***

Berita Terkait

Indomaret Fun Run 2026 Ramaikan Semarang, Peserta Berpeluang Bawa Pulang Honda Stylo
BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang
Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia
Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas
Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor
Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata
AMDATARA Tanam Bibit Mangrove untuk Lestarikan Pesisir Jawa Tengah
KEK Kendal Moncer, Ahmad Luthfi Bidik Investor Singapura untuk Kawasan Industri Baru di Jateng

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:55 WIB

BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:16 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:53 WIB

Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:08 WIB

Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata

Berita Terbaru