Lebih dari Seabad, Haul Ulama Polaman Grobogan Tetap Hidup Jaga Warisan Ilmu

- Reporter

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GROBOGAN — Lebih dari satu abad berlalu, tradisi haul KH Abdurrahman Munadi dan Habib Muhammad bin Syekh Bafaqih di Dusun Polaman, Desa Jatipecaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, tetap terjaga dan menjadi magnet pertemuan masyarakat lintas generasi.

Rangkaian Haflah Dzikir dalam rangka haul dua ulama tersebut kembali dihadiri ribuan jamaah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, yang hadir sekaligus memberikan mauidhoh hasanah menilai keberlangsungan tradisi haul menjadi bukti kuatnya ikatan masyarakat dengan para ulama dan warisan ilmu yang ditinggalkan.

Menurut wagub yang akrab disapa Gus Yasin ini, haul bukan sekadar kegiatan mengenang tokoh yang telah wafat. Tetapi menjadi momentum untuk menyambungkan kembali hubungan masyarakat dengan para guru, ulama, serta nilai-nilai kebaikan yang diwariskan.

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa hadir dalam haul ini. Haul menjadi jalan untuk menyambungkan kita dengan para guru-guru kita, menyambungkan ilmu dan sanad yang diwariskan para ulama,” ujar Gus Yasin dalam kegiatan yang digelar di Aula Makam Almarhumain, Rabu malam, 24 Juni 2026.

Wagub yang memimpin Jawa Tengah bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi ini, menjelaskan, dalam tradisi keilmuan Islam, sanad memiliki peran penting karena ilmu tidak hanya dipandang sebagai pengetahuan. Tetapi juga memiliki keterhubungan antara guru dan murid dari generasi ke generasi.

“Para ulama ketika belajar, yang dicari adalah sanad. Bagaimana ilmu itu tersambung hingga kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Baca Juga :  Terobosan Baru Gubernur Ahmad Luthfi: Buruh Jateng Naik Bus Hanya Rp 1.000, Sediakan Daycare Untuk Anak

Gus Yasin menyebut, keberlangsungan haul KH Abdurrahman Munadi dan Habib Muhammad bin Syekh Bafaqih hingga saat ini menunjukkan nilai dan keteladanan para ulama tetap hidup di tengah masyarakat.

Ia mengajak masyarakat untuk menjaga tradisi baik tersebut. Termasuk dengan terus mendekat kepada para ulama, kiai, dan ahli ilmu sebagai sumber pembelajaran agama maupun nilai kehidupan.

“Haul ini bukan hanya mengenang, tetapi juga menjaga ilmu, adab, dan keteladanan para guru kita agar terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Yasin juga mengingatkan pentingnya rasa syukur atas kesempatan berkumpul dalam majelis dzikir. Menurutnya, majelis seperti haul menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat dalam suasana spiritual sekaligus memperkuat hubungan sosial.

Ia menyampaikan, hadirnya masyarakat dalam majelis dzikir bukan hanya tentang berkumpul secara fisik. Tetapi juga menunjukkan niat untuk mencari keberkahan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Selain itu, Gus Yasin menyampaikan, bahwa menjaga hubungan dengan ulama juga menjadi bagian dari berbakti kepada orang tua (birrul walidain). Sebab, banyak nilai keagamaan dan tradisi baik yang diteruskan oleh generasi berikutnya karena kecintaan kepada orang tua dan para guru.

“Ketika kita meneruskan kebaikan yang diajarkan orang tua dan guru kita, itu juga menjadi bagian dari bentuk bakti kepada mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Habib Faisol Bafaqih, selaku perwakilan panitia dan keluarga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh jamaah, termasuk Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

Baca Juga :  Gotong Royong Relawan, Dapur Umum Layani Ribuan Pengungsi Banjir Pekalongan

Ia berharap majelis haul tersebut membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat Desa Polaman, serta seluruh jamaah yang hadir.

Habib Faisol juga menyampaikan kisah tentang hubungan KH Abdurrahman Munadi dan Habib Muhammad bin Syekh Bafaqih yang menjadi teladan tentang kecintaan dan penghormatan antarsesama ulama.

Menurutnya, nilai tersebut menjadi pelajaran penting bagi generasi saat ini agar terus menjaga kerukunan, menghormati guru, dan merawat tradisi keilmuan yang telah diwariskan para pendahulu.

KH Abdurrahman Munadi dan Habib Muhammad bin Syekh Bafaqih merupakan dua sosok ulama yang menjadi bagian dari perjalanan dakwah dan tradisi keagamaan masyarakat Polaman, Grobogan.

Sosok KH Abdurrahman Munadi dikenal masyarakat setempat sebagai ulama yang menanamkan nilai-nilai keagamaan serta menjadi rujukan bagi masyarakat sekitar.

Sementara Habib Muhammad bin Syekh Bafaqih (menantu KH Abdurrahman Munadi) dikenang sebagai ulama yang memiliki hubungan erat dengan tradisi keilmuan dan dakwah keluarga Bafaqih.

Hingga kini, penghormatan masyarakat terhadap keduanya terus terjaga melalui pelaksanaan haul yang rutin digelar setiap tahun.

Bagi masyarakat Polaman dan sekitarnya, haul tersebut bukan hanya menjadi momentum mengenang jasa para ulama terdahulu. Tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga kesinambungan nilai keagamaan, silaturahmi, serta warisan ilmu yang diwariskan dari generasi ke generasi.***

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru