Gus Yasin: Perjuangan Mbah Mahali Patut Menjadi Teladan Umat

- Reporter

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLORA – Peringatan Haul ke – 126 KH Abdul Syukur Al Mahali (Mbah Mahali), menggambarkan perjuangan ulama yang diwarnai spiritual mendalam. Usia haul hingga di atas satu abad, menunjukkan kuatnya dakwah Mbah Mahali, khususnya di wilayah Cepu, Sambong, dan Jiken.

Ratusan warga hadir pada prosesi haul yang dilaksanakan di Makam Mbah Mahali, Desa Gagakan, Sambong, Kabupaten Blora. Udara yang terik pada Sabtu, 27 Juni 2026 menjelang sore, tidak mengurangi suasana khidmad selama haul berlangsung.

Haul dihadiri Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Dalam sambutannya, Wabub Sri Setyorini, mengatakan, peringatan haul bukan sekadar rutinitas tahunan. Melainkan sebuah momentum sejarah dan spiritual yang sangat mendalam.
Menurutnya, usia haul yang mencapai 126 tahun menjadi bukti kuatnya akar perjuangan dakwah Islam yang ditanamkan oleh Mbah Mahali. Manfaat dari perjuangan tersebut masih mengalir deras hingga saat ini, khususnya di wilayah Cepu, Sambong, Jiken, dan sekitarnya.

Baca Juga :  Gangguan Trafo GI Jajar Solo Berhasil Diatasi Cepat, Pasokan Listrik Tetap Aman Saat Idul Fitri

“Melalui momentum ini, kita diajak untuk mendekati keteladanan, kegigihan, serta keikhlasan para pendahulu kita. Perjuangan Mbah Mahali, Mbah Abdul Karim, dan juga guru kita Al-Maghfurullah Kiai Haji Maimun Zubair adalah lentara yang menuntun kita dalam menjaga kerukunan umat,” ujar Sri Setyorini.

Dia menambahkan, pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri dalam membangun daerah. Pemerintah sangat membutuhkan dukungan, sinergi, dan doa dari para ulama, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga :  Sekda Jateng Tekankan Satpol PP Humanis dan Persuasif dalam Melayani Warga

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen melalui mauidhah hasanahnya menyampaikan, perjuangan Mbah Mahali dalam membesarkan agama Islam di daerah Cepu dan sekitarnya.
Dia mengajak warga masyarakat untuk meneladani ulama, karena mereka adalah pewaris para nabi yang akan mendekatkan kita kepada Allah SWT.

“Kita membutuhkan ulama seperti ini. Kita harus menghormati orang-orang saleh. Kita harus mencintai orang-orang yang bertakwa. Terutama pada masa akhir zaman seperti saat sekarang ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Gus Yasin juga memberikan sambutan pada pertemuan jemaah haji KBIHU Al I’anah Cepu. Gus Yasin menyampaikan selamat datang atas kepulangan jemaah yang teklah tiba pada tanggal 17 Juni 2026 tersebut.***

Berita Terkait

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir
BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako
Antusiasme Warga Tinggi, Pemprov Jateng Siapkan Videotron Pembukaan MTQ
Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan
Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional
Taj Yasin Dorong Penguatan NIK, Warga Tak Perlu Berulang Kali Serahkan Fotokopi KTP
Bangkai Ikan Sapu-Sapu Ganggu Warga Pati, Gubernur Luthfi Perintahkan Segera Dikubur

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:30 WIB

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir

Jumat, 11 September 2026 - 15:42 WIB

BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

Jumat, 11 September 2026 - 15:19 WIB

YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:30 WIB

Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional

Berita Terbaru