Lindungi Ekosistem Alam, Wakil Ketua DPRD Jateng Tekankan Program Lingkungan Berbasis Circular Economy

- Reporter

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko mengatakan, menjaga alam dengan lebih baik menjadi tanggung jawab bersama di tengah ancaman perubahan iklim yang semakin nyata. Dalam hal ini, ia mengusulkan penerapan program lingkungan berbasis circular economy sebagai solusi strategis untuk menjaga kelestarian alam Jawa Tengah.

Menurut Heri, konsep circular economy yang mengubah limbah menjadi sumber daya baru dapat menjadi jawaban atas masalah sampah, pencemaran dan penurunan kualitas lingkungan yang selama ini terjadi.

“Kita tidak bisa lagi mengandalkan pola ekonomi linier yang boros sumber daya. Jawa Tengah harus menjadi provinsi pionir dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga :  Embung Plosorejo Resmi Beroperasi, Gubernur Luthfi Tingkatkan Produktivitas Sawah 50 Hektare

Data terbaru dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah dan BPS menunjukkan bahwa volume sampah di Jawa Tengah mencapai sekitar 7,5 hingga 8 juta ton per tahun.

Dari jumlah tersebut, tingkat daur ulang masih rendah, yakni di bawah 20 persen. Hal ini menyebabkan banyak sampah berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mencemari lingkungan.

Selain itu, perubahan iklim telah menyebabkan peningkatan frekuensi bencana alam seperti banjir rob dan kekeringan di berbagai wilayah pesisir dan pegunungan.

Baca Juga :  Arus Nataru Memuncak, Jawa Tengah Diserbu 8,6 Juta Pendatang

Menanggapi hal tersebut, Heri mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat program pengelolaan sampah berbasis masyarakat, daur ulang limbah pertanian menjadi pupuk organik, serta pemanfaatan limbah industri menjadi produk baru.

“Program ini tidak hanya menjaga alam, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Heri juga mengajak masyarakat, pelaku usaha dan pemerintah kabupaten/kota untuk bersinergi dalam menjaga kelestarian alam.

“Menjaga alam berarti menjaga masa depan anak cucu kita. Circular economy adalah pendekatan yang paling realistis saat ini untuk menyeimbangkan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Berita Terkait

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir
BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako
Antusiasme Warga Tinggi, Pemprov Jateng Siapkan Videotron Pembukaan MTQ
Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan
Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional
Taj Yasin Dorong Penguatan NIK, Warga Tak Perlu Berulang Kali Serahkan Fotokopi KTP
Bangkai Ikan Sapu-Sapu Ganggu Warga Pati, Gubernur Luthfi Perintahkan Segera Dikubur

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:30 WIB

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir

Jumat, 11 September 2026 - 15:42 WIB

BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

Jumat, 11 September 2026 - 15:19 WIB

YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:30 WIB

Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional

Berita Terbaru