Jateng Percepat Distribusi 6,8 Juta Liter Air Bersih ke 25 Daerah Dilanda Kemarau

- Reporter

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin, mempercepat penanganan dampak musim kemarau dengan menyalurkan 6,8 juta liter air bersih ke 25 kabupaten/kota yang terdampak kekeringan.

Hingga 24 Juli 2026, bantuan tersebut telah menjangkau 61.139 kepala keluarga atau 184.643 jiwa, sebagai langkah memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.

Kepala BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan wilayah terdampak kemarau kini meliputi 83 kecamatan dan 148 desa, sementara 11 kabupaten/kota telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.

“Total yang sudah diperbantukan atau terdistribusi sampai 24 Juli 2026 adalah 6,8 juta liter air bersih,” kata Bergas saat melaporkan perkembangan penanganan kekeringan kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Senin (27/7/2026).

Dari total distribusi tersebut, lanjutnya, sebanyak 4.853.800 liter berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan pemerintah kabupaten/kota.

Baca Juga :  Kadisperindag dan Kadinkes Jateng Raih Predikat Sangat Memuaskan di PKN II Nasional

Sementara 1.951.500 liter lainnya merupakan bantuan dari CSR, PMI, TNI-Polri, serta berbagai instansi lainnya. Kabupaten Klaten, Pemalang, dan Banjarnegara menjadi daerah dengan volume distribusi air bersih terbesar.

Meski penyaluran terus berlangsung, Bergas memastikan stok air bersih masih sangat memadai.

Dari total 44,9 juta liter yang disiapkan melalui APBD kabupaten/kota, sekitar 40 juta liter masih tersedia sehingga kebutuhan masyarakat dipastikan tetap dapat dipenuhi sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

“Yang perlu diperhatikan adalah ritme distribusinya. Dari sisi ketersediaan air maupun anggaran masih mencukupi,” ujarnya.

Selain kekeringan, BPBD juga mengingatkan meningkatnya ancaman kebakaran selama musim kemarau. Dalam periode 5 Juni hingga 19 Juli 2026, tercatat 275 kejadian kebakaran, terdiri atas 56 kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta 219 kebakaran gedung dan rumah.

Kerugian akibat karhutla diperkirakan mencapai Rp 607 juta, sedangkan kebakaran gedung dan rumah menimbulkan kerugian sekitar Rp 27 miliar. Lahan tebu menjadi area yang paling banyak terdampak kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga :  Kobaran Api Perang Obor Jepara Menyala, Wagub Jateng Tekankan Nilai Amanah

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menegaskan, antisipasi dampak kemarau telah dipersiapkan sejak awal.

Seluruh kepala daerah diminta melakukan mitigasi, memetakan wilayah rawan, serta memastikan distribusi air bersih berjalan cepat dan tepat sasaran.

“Intinya kebutuhan air bersih masih cukup, tinggal distribusi,” ujar Ahmad Luthfi.

Selain menjamin kebutuhan air bersih masyarakat, pemerintah juga memprioritaskan ketersediaan air bagi sektor pertanian untuk menjaga target peningkatan produksi padi Jawa Tengah pada 2026.

Luthfi mengungkapkan usulan bantuan pompa air kepada Menteri Pertanian telah disetujui dan kini tinggal ditindaklanjuti oleh Dinas Pertanian dan Peternakan agar bantuan segera disalurkan ke daerah yang membutuhkan.

“Kemarin saya sudah ajukan ke Menteri Pertanian untuk bantuan pompa air. Sudah disetujui, tinggal ditindaklanjuti agar segera dikirim,” katanya.***

Berita Terkait

Achmad Nugroho Juarai Sayembara Logo Hari Jadi ke-81 Jateng Lewat Gumregut Nyawiji
Sekda Jateng Dorong ASN Responsif terhadap Kritik dan Pengaduan Masyarakat
Menko Polkam Ajak Seluruh Pemangku Kepentingan Perkuat Sinergi Cegah Terorisme
Luthfi Tegaskan Perlindungan Buruh Tak Hanya Soal PHK, tapi Juga Kesejahteraan
Munas BEM SI di Semarang, Ahmad Luthfi Ajak Mahasiswa Wujudkan Pembangunan Kolaboratif
Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:48 WIB

Achmad Nugroho Juarai Sayembara Logo Hari Jadi ke-81 Jateng Lewat Gumregut Nyawiji

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:38 WIB

Sekda Jateng Dorong ASN Responsif terhadap Kritik dan Pengaduan Masyarakat

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:28 WIB

Jateng Percepat Distribusi 6,8 Juta Liter Air Bersih ke 25 Daerah Dilanda Kemarau

Senin, 27 Juli 2026 - 21:53 WIB

Menko Polkam Ajak Seluruh Pemangku Kepentingan Perkuat Sinergi Cegah Terorisme

Senin, 27 Juli 2026 - 16:37 WIB

Luthfi Tegaskan Perlindungan Buruh Tak Hanya Soal PHK, tapi Juga Kesejahteraan

Berita Terbaru