Ahmad Luthfi Lantik DPD KPPI Jateng: Berikan Edukasi Politik untuk Pemberdayaan Perempuan

- Reporter

Rabu, 12 November 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap DPD Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Jawa Tengah dapat bersinergi dan kolaborasi dengan pemerintah provinsi, untuk memberikan edukasi politik dan menyukseskan program pemberdayaan perempuan melalui kecamatan berdaya.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Jawa Tengah masa bakti 2025-2030 di Hotel Noormans, Kota Semarang, Rabu, 12 November 2025. Ahmad Luthfi berharap kegiatan tersebut tidak hanya seremonial saja, tetapi harus melakukan aksi nyata.

“Perempuan-perempuan yang hari ini dilantik dapat memberikan suatu warna dalam berkiprah dan berpolitik, sekaligus mempunyai suatu emansipasi wanita. Saya harap Jawa Tengah bisa lebih berdaya,” kata Ahmad Luthfi.

Baca Juga :  Terpilihnya Mardiono Disebut Aklamasi, Rommy: Itu Klaim Sepihak, Tidak Benar

Dijelaskan, dalam kancah perpolitikan, perempuan di Jawa Tengah baru menempati sekitar 24 kursi di DPR RI atau sekitar 20%, sedangkan laki-laki 80%.

Ia ingin lebih banyak perempuan dari Jawa Tengah yang terlibat dalam dunia politik dan mengisi posisi penting. Oleh karena itu, pendidikan politik menjadi penting untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tersebut.

“Inilah kiprah yang harus kita tunggu, sehingga Jawa Tengah lebih berdaya,” jelasnya.

Dikatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah memiliki roadmap dalam mendukung pemberdayaan perempuan. Tidak hanya dalam bidang politik, tetapi juga dalam hal yang lebih mendasar seperti pemberdayaan ekonomi, pelayanan kesehatan, hingga pendampingan dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan.

Baca Juga :  Tingkat Partisipasi Pilkada di Rembang Diklaim Tertinggi se-Jateng

Hal itu diwujudkan dalam program Kecamatan Berdaya, di mana sekitar 150 kecamatan telah dijadikan pilot project di 35 kabupaten/kota. Dalam kecamatan berdaya tersebut ada program yang terstruktur dan melibatkan seluruh stakeholder terkait.

“Kita punya program Kecamatan Berdaya. Bagaimana perempuan berdaya itu, ditujukan agar para perempuan memiliki suatu kemandirian terkait dengan dirinya sendiri maupun orang lain. Orientasinya adalah menciptakan lapangan pekerjaan bagi diri sendiri dan orang lain, juga bagaimana mengembangkan ekonomi kreatif,” kata Ahmad Luthfi.*

Berita Terkait

Tak Ada Sekat Partai, Ahmad Luthfi Ajak Semua Kekuatan Bersatu Bangun Jateng
Kaesang Resmikan Kepengurusan Baru PSI Kota Semarang, Melly Pangestu Jadi Ketua
Wamenko Polkam Sebut Politik Adalah Jalan Pengabdian untuk Kesejahteraan Masyarakat
Gus Yasin Buka Suara soal Polemik Internal PPP dan Laporan Pemalsuan Dokumen
Kiai PPP Soroti Arah Partai, Kebijakan Mardiono Dinilai Melenceng
Disorot di Medsos, Kinerja Ahmad Luthfi Dipuji PKS, Golkar, hingga PDIP
Eksekutif dan DPRD Bersinergi Jadi Kunci Kemajuan Jawa Tengah
Dari Kelir Wayang, Rerie Serukan Politik Berbudaya dan Berkeadilan

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 13:41 WIB

Tak Ada Sekat Partai, Ahmad Luthfi Ajak Semua Kekuatan Bersatu Bangun Jateng

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Kaesang Resmikan Kepengurusan Baru PSI Kota Semarang, Melly Pangestu Jadi Ketua

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:20 WIB

Wamenko Polkam Sebut Politik Adalah Jalan Pengabdian untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:54 WIB

Gus Yasin Buka Suara soal Polemik Internal PPP dan Laporan Pemalsuan Dokumen

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:02 WIB

Kiai PPP Soroti Arah Partai, Kebijakan Mardiono Dinilai Melenceng

Berita Terbaru