Antisipasi Dampak Teknologi terhadap Lapangan Kerja, Heri Pudyatmoko Dorong Percepatan Transformasi Digital

- Reporter

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonajateng.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, meminta pemerintah mulai mengantisipasi dampak perkembangan teknologi dan otomatisasi terhadap lapangan kerja.

Menurutnya, transformasi digital yang semakin cepat membawa banyak manfaat bagi produktivitas, namun di sisi lain berpotensi menggeser sejumlah jenis pekerjaan yang selama ini dilakukan manusia.

Heri mengatakan, perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence), mesin otomatis dan teknologi digital telah mengubah pola kerja di berbagai sektor. Mulai dari industri manufaktur, perdagangan, hingga jasa.

Karena itu, menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan strategi agar tenaga kerja mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut.

“Perkembangan teknologi tidak bisa dihentikan dan memang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing. Namun, kita juga harus memastikan masyarakat memiliki kemampuan untuk mengikuti perubahan tersebut agar tidak tertinggal,” ujar Heri.

Ia menjelaskan, tantangan terbesar bukan pada hadirnya teknologi itu sendiri, melainkan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja. Banyak pekerjaan yang berpotensi berkurang akibat otomatisasi, tetapi di saat yang sama juga akan muncul jenis pekerjaan baru yang membutuhkan keterampilan berbeda.

Baca Juga :  Pemprov–Baznas Jateng Perkuat Zakat sebagai Motor Pengentasan Kemiskinan

“Karena itu, peningkatan kompetensi dan pelatihan kerja harus menjadi perhatian serius. Kita perlu menyiapkan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan,” katanya.

Heri menilai, program pelatihan vokasi dan peningkatan keterampilan (reskilling dan upskilling) perlu diperkuat, terutama bagi pekerja yang rentan terdampak perubahan teknologi.

Selain itu, ia melanjutkan, dunia pendidikan juga perlu menyesuaikan kurikulum agar mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

Tak hanya itu, Heri juga mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi dan lembaga pelatihan untuk memetakan kebutuhan tenaga kerja di masa mendatang. Dengan demikian, kebijakan pengembangan sumber daya manusia dapat disusun secara lebih terarah.

“Jangan sampai kita baru bergerak ketika angka pengangguran meningkat. Antisipasi harus dilakukan sejak sekarang dengan menyiapkan keterampilan yang sesuai dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Baca Juga :  Pertama Kali Diundang Gubernur Luthfi, Anak Panti dan Difabel Rasakan Lebaran Berbeda

Selain sektor industri, Heri menilai transformasi digital juga membuka peluang ekonomi baru yang dapat dimanfaatkan generasi muda. Bidang ekonomi kreatif, teknologi informasi, pengembangan aplikasi, pemasaran digital, hingga industri berbasis inovasi diperkirakan akan terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan.

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah turut mengambil peran dalam menyiapkan ekosistem yang mendukung pengembangan talenta digital dan kewirausahaan berbasis teknologi di Jawa Tengah.

“Perubahan memang tidak bisa dihindari, tetapi bisa dipersiapkan. Jika sumber daya manusia kita siap, maka perkembangan teknologi justru akan menjadi peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya

Heri berharap upaya antisipasi terhadap dampak otomatisasi dapat menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah, sehingga Jawa Tengah tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh manfaat dari transformasi tersebut.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan tenaga kerja yang lebih kompetitif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru