Arneta Buktikan Digitalisasi Bisa Mengubah UMKM Semarang

- Reporter

Kamis, 23 Oktober 2025 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Transformasi digital membawa angin segar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Semarang. Salah satunya dirasakan oleh Arneta (25), pemilik Batik Puspa Laras, yang kini lebih mudah mengelola keuangan usahanya setelah mengikuti pelatihan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Semarang.

Sebelum mengenal SIAPIK, Arneta mencatat keuangan secara manual menggunakan Excel. Proses tersebut memakan banyak waktu dan sering kali membuatnya tertinggal dalam pembukuan bulanan.

“Dulu saya mencatat keuangan manual pakai Excel. Capek banget dan kadang suka kelewat input tiap bulan. Setelah pakai SIAPIK, pencatatan jadi lebih cepat, rapi, dan jelas. Saya bisa langsung tahu pemasukan, pengeluaran, sampai laba rugi tiap bulan,” katanya, Kamis 23 Oktober 2025.

Melalui pelatihan selama tiga bulan, Arneta mengaku semakin paham cara membaca kondisi finansial usahanya. Kini ia bisa memantau neraca keuangan, arus kas, dan mengetahui apakah bisnisnya stabil atau tidak.

“Yang paling saya rasakan, SIAPIK mempermudah saya tahu apakah usaha ini benar-benar untung. Semua datanya tampil dalam bentuk grafik, jadi mudah dipahami,” ujarnya.

Arneta pertama kali mengetahui program ini dari informasi Dekranasda Kota Semarang. Ia langsung tertarik setelah mendengar pesan dari Ketua Harian Dekranasda, Syanas Nadya Winanto Putri, bahwa UMKM yang ingin naik kelas harus dimulai dari keuangan yang sehat.

“Begitu dengar ada pelatihan ini, saya langsung ikut. Awalnya sempat bingung waktu input data karena banyak transaksi yang belum tertata. Tapi para mentor sangat membantu, kami bisa konsultasi setiap hari lewat evaluasi rutin,” katanya.

Baca Juga :  Dekranasda Jateng Berbenah, Produk Kriya Lokal Kini Hadir Lebih Lengkap dan Modern

Usaha Batik Puspa Laras yang berdiri dua tahun lalu kini semakin berkembang. Berlokasi di Perumahan Sambiroto Baru Blok T Nomor 1, Kecamatan Tembalang, Arneta memproduksi batik tulis, ecoprint, dan gesek godong salah satu teknik khas Semarang. Ia juga memanfaatkan sisa kain menjadi aksesori seperti gantungan kunci dan pernak-pernik.

Kini produk Batik Puspa Laras sudah tersebar di beberapa hotel di Semarang, termasuk Hotel Quest, serta dipasarkan di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Salatiga melalui kerja sama dengan berbagai mitra.

Dekranasda Dorong Transformasi Digital UMKM

Ketua Harian Dekranasda Kota Semarang, Syanas Nadya Winanto Putri, mengatakan pelatihan penggunaan SIAPIK merupakan bentuk nyata pendampingan bagi pelaku UMKM untuk lebih disiplin dan profesional dalam mencatat keuangan.

“Banyak UMKM yang punya produk bagus tapi tidak tahu kondisi keuangannya. Dengan SIAPIK, mereka belajar mencatat pemasukan dan pengeluaran secara teratur, memahami arus kas, hingga tahu cara membaca laba rugi. Dari situ mereka bisa mengambil keputusan bisnis dengan tepat,” jelasnya.

Menurut Syanas, dari 125 pendaftar program, sekitar 100 peserta mengikuti sosialisasi, dan 40 di antaranya menjalani pendampingan intensif selama tiga bulan.

“Peserta wajib menandatangani surat komitmen karena pelatihannya cukup padat, dari pukul 08.00 hingga 16.00. Mereka juga wajib mengisi laporan pembukuan setiap minggu. Tujuannya agar terbentuk kebiasaan disiplin dalam mencatat keuangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelatihan SIAPIK Bawa Hasil Nyata, UMKM Semarang Kini Lebih Disiplin dan Produktif

Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman keuangan peserta. Sebagian besar kini memahami konsep arus kas, laba rugi, dan pengelolaan modal usaha dengan lebih efisien.

“Bahkan banyak yang sudah berani mengajukan pembiayaan ke perbankan karena lebih percaya diri dengan laporan keuangannya,” tambahnya.

Syanas berharap peserta tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Ia menekankan pentingnya menjadikan pencatatan digital sebagai budaya dalam pengelolaan usaha.

“Output dari program ini bukan sekadar hadiah atau sertifikat, tapi perubahan pola pikir. Kami ingin UMKM Semarang tumbuh berkelanjutan dan bisa menembus pasar lebih luas,” tegasnya.

Pemkot Dukung Langkah Dekranasda

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kota Semarang, Ima Kurnia Dewi, menyampaikan apresiasi atas langkah Dekranasda yang terus aktif mendampingi pelaku UMKM.

“Selama ini banyak pihak membantu UMKM, tapi Dekranasda mampu melangkah lebih jauh dengan pendekatan yang sistematis. Program seperti SIAPIK ini sangat membantu karena langsung menyentuh masalah utama, yaitu keuangan dan manajemen usaha,” ujarnya.

Ima menilai, melalui pencatatan keuangan digital, pelaku usaha dapat memetakan potensi dan tantangan bisnis secara lebih akurat.

“Pendampingan ini membantu UMKM mengenali kondisi keuangannya secara nyata, sehingga keputusan bisnis bisa lebih rasional dan terukur,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun
Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata
Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan
Mau Liburan Lebih Hemat? BCA tiket.com Travel Fair Hadir di BCA EXPO 2026
Jaga Harga Pangan, Bulog Semarang Gencarkan Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita
Jateng Pacu Produksi Susu dengan Teknologi Pengatur Jenis Kelamin Anak Sapi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Rabu, 9 September 2026 - 17:43 WIB

MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

Berita Terbaru