Bank Mandiri Taspen Pastikan Transaksi Nasabah Tetap Aman dan Lancar

- Reporter

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOKERTO – Bank Mandiri Taspen mengapresiasi kunjungan sejumlah nasabah ke kantor cabang Purwokerto, yang ingin mempertanyakan perkembangan kasus penipuan yang mereka alami. Manajemen telah melakukan dialog yang konstruktif dengan memberikan penjelasan kepada nasabah.

Menurut Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Taspen Tulus P. Hutarabat, perusahaan memahami kondisi yang dialami para nasabah yang menjadi korban pada kasus penipuan. Untuk itu, perusahaan telah melaporkan kasus ini ke instansi hukum dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

“Selain melakukan upaya penyelesaian secara hukum, kami juga membuka posko untuk membantu dan memberikan informasi kepada nasabah, termasuk menyediakan data dan informasi yang dibutuhkan aparat penegak hukum,” papar Tulus.

Baca Juga :  1.750 Pelaku Usaha Mikro Terima Modal Rp 3 Juta, Diharapkan Bisa Berkembang Mandiri

Selama berlangsungnya dialog dengan nasabah, operasional bisnis di kantor cabang Purwokerto tetap berjalan normal. Nasabah yang datang untuk melakukan transaksi keuangan maupun lainnya juga tetap dilayani seperti biasa.

Bahkan, kantor cabang Purwokerto memberikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi nasabah pensiunan. Selain itu, bank juga menyiagakan tenaga dokter apabila ada nasabah mengalami gangguan kesehatan saat berdialog di kantor cabang.

Selain menghadirkan layanan kesehatan, Bank Mandiri Taspen secara berkelanjutan memberikan edukasi literasi keuangan kepada para nasabah. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan berkedok investasi.

Baca Juga :  MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Lantas, agar proses hukum atas kasus penipuan ini dapat segera tuntas, Tulus menghimbau agar nasabah yang menjadi korban turut membantu aparat hukum, dengan melaporkan kasus ini ke kepolisian.

“Untuk mempercepat penyelesaian masalah ini, kami berharap kerjasama yang baik dari pensiunan yang menjadi korban dengan bank untuk bersama-sama melapor dan membantu proses yang telah dilakukan Polresta Banyumas dan OJK,” tutup Tulus.***

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun
Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata
Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan
Mau Liburan Lebih Hemat? BCA tiket.com Travel Fair Hadir di BCA EXPO 2026
Jaga Harga Pangan, Bulog Semarang Gencarkan Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita
Jateng Pacu Produksi Susu dengan Teknologi Pengatur Jenis Kelamin Anak Sapi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Rabu, 9 September 2026 - 17:43 WIB

MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

Berita Terbaru