Bulog Semarang Edukasi Mahasiswa tentang Ketahanan Pangan dan Rantai Distribusi Beras

- Reporter

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Perum Bulog Kantor Cabang Semarang menggelar kegiatan literasi pangan melalui kunjungan edukatif mahasiswa di Kompleks Pergudangan Tambak Aji Kancab Semarang, Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini diikuti mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang.

Program bertajuk Bulog Dorong Literasi Pangan Melalui Kunjungan Edukatif Mahasiswa ini bertujuan memberikan pemahaman langsung kepada generasi muda mengenai peran Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Para peserta diajak melihat langsung kondisi stok pangan di gudang serta mendapatkan pemahaman mengenai rantai pasok pangan.

Mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai perawatan barang/PHGT, penyimpanan, administrasi dan stock opname beras, pengelolaan barang di gudang, infrastruktur Perum Bulog, hingga sebaran pergudangan Bulog.

Kepala Kantor Cabang Bulog Semarang, Rendy Ardiansyah, mengatakan kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman mengenai ketahanan pangan nasional secara langsung kepada mahasiswa.

“Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman rantai pasok pangan, yaitu mengedukasi mahasiswa mengenai proses pangan mulai dari penyerapan gabah petani, pengolahan, penyimpanan beras di gudang hingga distribusi beras ke masyarakat,” kata Rendy.

Baca Juga :  5 Tahun Holding UMi, Nasabah PNM Mekaar Makin Berdaya dengan Layanan Terintegrasi

Menurutnya, kegiatan tersebut juga membangun kesadaran generasi muda bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama dan penting bagi keberlanjutan bangsa.

“Kunjungan ini memastikan generasi muda memahami bahwa keberlanjutan pangan ada di tangan mereka sehingga perlu diberikan edukasi sedini mungkin,” imbuhnya.

Melalui kunjungan tersebut, peserta juga dapat memastikan secara langsung kondisi stok beras yang tersedia di gudang Bulog dalam keadaan aman, berlimpah, dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah juga berjalan dengan baik, terlihat dari pengelolaan dan distribusi pangan yang terus dijaga oleh Bulog,” tuturnya.

Rendy menambahkan, total stok beras di Perum Bulog Kantor Cabang Semarang saat ini mencapai 81.189,95 ton dan telah memenuhi seluruh gudang yang tersedia.

“Kami juga menambah kapasitas gudang dengan skema sewa atau jasa pergudangan dan terus mencari tambahan gudang karena pengadaan beras masih berlangsung serta stok beras di gudang sangat berlimpah,” jelasnya.

Baca Juga :  Masyarakat di Pekalongan Dibekali Kompetensi Khusus

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan, khususnya terkait distribusi dan pengelolaan pangan di gudang Bulog.

Mahasiswi Aditia Kartika Sari mengaku senang mengikuti edukasi tersebut karena berkesempatan mengunjungi fasilitas gudang beras dan memahami alur distribusi beras dari padi hingga sampai ke meja makan.

“Saya juga melihat langsung stok beras di gudang sangat berlimpah. Ini menunjukkan swasembada pangan sangat berhasil,” ujarnya.

Senada disampaikan mahasiswa Fajar Ahmad Gibran. Menurutnya, kegiatan tersebut dikemas secara menarik sehingga pembelajaran mengenai pangan menjadi pengalaman yang seru dan menginspirasi.

“Stok beras yang berlimpah di gudang menunjukkan pilar ketahanan pangan berhasil diperkuat,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Bulog berharap kesadaran generasi muda terhadap pentingnya ketahanan pangan semakin meningkat. Selain itu, masyarakat juga diharapkan memahami bahwa Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri.*

Berita Terkait

Indomaret Fun Run 2026 Ramaikan Semarang, Peserta Berpeluang Bawa Pulang Honda Stylo
BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang
Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia
Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas
Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor
Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata
AMDATARA Tanam Bibit Mangrove untuk Lestarikan Pesisir Jawa Tengah
KEK Kendal Moncer, Ahmad Luthfi Bidik Investor Singapura untuk Kawasan Industri Baru di Jateng

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:07 WIB

Indomaret Fun Run 2026 Ramaikan Semarang, Peserta Berpeluang Bawa Pulang Honda Stylo

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:55 WIB

BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:16 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:08 WIB

Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata

Berita Terbaru