BULOG Semarang Rutin Droping MinyaKita ke Pasar Tradisional, Stok Aman Harga Terjaga

- Reporter

Senin, 29 Juni 2026 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Perum BULOG Kantor Cabang Semarang terus menggencarkan distribusi MinyaKita ke pasar-pasar tradisional sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menstabilkan harga minyak goreng di tingkat konsumen. Dalam setiap kegiatan distribusi, BULOG juga melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk mengawal penyaluran agar tepat sasaran dan merata kepada pedagang.

Di Pasar Karangayu, BULOG menyalurkan sekitar 200 karton MinyaKita. Setiap karton berisi 12 kemasan minyak goreng ukuran 1 liter. Rata-rata setiap pedagang sembako menerima lima hingga sepuluh karton, dengan distribusi dilakukan secara rutin setiap satu minggu sekali.

MinyaKita dijual BULOG kepada pedagang dengan harga Rp14.500 per liter. Selanjutnya, pedagang menjualnya kepada masyarakat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.

Kepala Perum BULOG Kantor Cabang Semarang, Rendy Ardiansyah, mengatakan keterlibatan Disperindag bertujuan memastikan distribusi berjalan tertib, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan.

“Setiap kegiatan droping MinyaKita kami selalu melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mengawal sekaligus mengarahkan pembagian kepada para pedagang. Dengan begitu, penyaluran lebih tepat sasaran dan harga tetap terjaga sesuai HET,” ujar Rendy.

Baca Juga :  Luthfi Sulap Desa Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi, UMKM Jateng Siap Tembus Pasar Ekspor

Ia menambahkan, BULOG Cabang Semarang saat ini masih memiliki buffer stok MinyaKita sekitar 430 ribu liter yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Stok MinyaKita kami dalam kondisi aman, sekitar 430 ribu liter. Bahkan, volume droping ke pasar tradisional akan kami tingkatkan seiring berakhirnya program bantuan pangan, sehingga stok yang ada kini lebih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pasar,” katanya.

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Karangayu, Rukini, mengaku distribusi MinyaKita dari BULOG selama ini berjalan lancar dan sangat membantu pedagang dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Droping MinyaKita di Pasar Karangayu lancar dan dilakukan rutin setiap satu minggu sekali. Saya biasanya menerima lima karton setiap kali distribusi, sehingga stok di toko tetap tersedia dan bisa melayani pembeli,” ujar Rukini.

Baca Juga :  Wagub Jateng Ajak HIPKA Bangun Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

Selain di Pasar Karangayu, BULOG juga mendistribusikan sekitar 100 karton MinyaKita ke Pasar Peterongan. Di pasar tersebut, setiap pedagang sembako memperoleh jatah sekitar dua karton.

Pedagang sembako Pasar Peterongan, Isti, mengatakan pasokan MinyaKita dari BULOG cukup membantu pedagang karena permintaan masyarakat terhadap minyak goreng bersubsidi tersebut masih tinggi.

“Setiap pedagang sembako mendapat sekitar dua karton. Pasokan ini sangat membantu karena masyarakat memang banyak mencari MinyaKita, dan kami menjualnya sesuai harga yang sudah ditetapkan pemerintah,” katanya.

BULOG Kantor Cabang Semarang memastikan distribusi MinyaKita akan terus dilakukan secara rutin ke berbagai pasar tradisional, baik pasar yang masuk pemantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) maupun non-SP2KP. Langkah ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan, menstabilkan harga, serta memastikan masyarakat memperoleh MinyaKita sesuai Harga Eceran Tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah.***

Berita Terkait

Indomaret Fun Run 2026 Ramaikan Semarang, Peserta Berpeluang Bawa Pulang Honda Stylo
BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang
Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia
Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas
Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor
Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata
AMDATARA Tanam Bibit Mangrove untuk Lestarikan Pesisir Jawa Tengah
KEK Kendal Moncer, Ahmad Luthfi Bidik Investor Singapura untuk Kawasan Industri Baru di Jateng

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:07 WIB

Indomaret Fun Run 2026 Ramaikan Semarang, Peserta Berpeluang Bawa Pulang Honda Stylo

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:55 WIB

BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:16 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:08 WIB

Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata

Berita Terbaru