Dongkrak Harga, Bupati Temanggung Minta Petani Jaga Kualitas Tembakau

- Reporter

Kamis, 12 Juni 2025 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMANGGUNG – Bupati Temanggung Agus Setyawan meminta agar petani menjaga kualitas tembakau, guna mendongkrak harga jual pada panen 2025, yakni dengan tidak mencampur tembakau asli Temanggung dengan daerah lain.

“Yang penting jaga kualitas. Saya punya optimisme, jika kualitasnya itu kembali pada tahun 1980-an, saya masih yakin, masih optimistis, tembakau kita masih dihargai oleh pabrik rokok,” kata Agus Setyawan, Rabu (11/6/2025).

Bahkan, Pemkab Temanggung juga sudah menemui beberapa perwakilan pabrik rokok agar berkomitmen membeli tembakau milik petani.

Baca Juga :  Bulog Jateng Salurkan Ribuan Liter Minyak Goreng Minyakita ke Pengecer

“Apa yang sudah disampaikan kawan-kawan owner pabrik rokok, di beberapa tempat di Kudus, maupun di Malang, mohon bisa diindahkan (diperhatikan). Apakah itu akan menjadi jaminan harga mahal atau tidak, itu menjadi hak preogratif pabrik-pabrik. Kami Pemkab Temanggung mencoba menfasilitasi dan menyuarakan aspirasi yang menjadi keluh kesah masyarakat, khususnya petani agar pabrik rokok membeli tembakau kita,” lanjutnya.

Baca Juga :  BRI Tegaskan Semua Pengajuan KUR Diproses Langsung oleh Petugas Resmi

Menurut bupati, tembakau masih menjadi komoditas unggulan dan sumber pendapatan utama bagi petani di Temanggung. Budidaya tembakau memberi pendapatan yang signifikan dan menjadi pilar ekonomi lokal, serta menyediakan lapangan kerja bagi ribuan orang.

Pada 2025 ini, luas tanam tembakau mencapai 14 ribu hektare lebih, tersebar di 19 kecamatan, mulai dari lerang Gunung Prahu, Sindoro, dan Sumbing.

Berita Terkait

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota
Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM
Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik
Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global
Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara
Jateng dan Kedungsepur Satukan Langkah Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Jateng Optimistis Pariwisata dan Ekonomi Syariah Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Penurunan TKD Tak Goyahkan Pembangunan Jateng, Ini Strategi Luthfi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:28 WIB

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:38 WIB

Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Berita Terbaru