DPRD Jateng Dorong Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal Terus Dikembangkan

- Reporter

Sabtu, 18 April 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonajateng.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis kearifan lokal sebagai strategi untuk meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

Menurut Heri, Jateng memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang beragam, mulai dari adat istiadat, seni pertunjukan, hingga kuliner khas yang dapat menjadi nilai tambah dalam pengembangan pariwisata. Potensi tersebut perlu dikemas secara kreatif agar mampu menarik minat wisatawan.

“Pariwisata berbasis kearifan lokal memiliki keunikan tersendiri yang tidak dimiliki daerah lain. Ini menjadi kekuatan yang harus terus dikembangkan,” ujarnya dalam keterangannya.

Baca Juga :  Jateng Mulai Elektrifikasi Angkutan Umum, Taksi Listrik Jadi Pionir

Ia menilai, pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada aspek destinasi, tetapi juga harus melibatkan masyarakat lokal sebagai pelaku utama. Dengan demikian, manfaat ekonomi dari sektor pariwisata dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selain itu, Heri menekankan pentingnya menjaga keaslian budaya dalam setiap pengembangan wisata. Menurutnya, modernisasi tidak boleh menghilangkan nilai-nilai tradisi yang menjadi ciri khas suatu daerah.

Baca Juga :  Tim PASOEPATI PLN UPT Salatiga Gerak Cepat Pastikan Listrik Andal Untuk Pelanggan

Ia juga mendorong pemerintah daerah memperkuat promosi pariwisata berbasis budaya. Selain itu, kolaborasi dengan pelaku usaha, komunitas budaya, dan masyarakat menjadi kunci dalam mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan.

Dengan pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal, Jawa Tengah diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan, menjaga warisan budaya, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pariwisata yang kuat adalah yang mampu mengangkat budaya lokal sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” pungkas Heri Londo, sapaan akrabnya.*

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun
Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata
Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan
Mau Liburan Lebih Hemat? BCA tiket.com Travel Fair Hadir di BCA EXPO 2026
Jaga Harga Pangan, Bulog Semarang Gencarkan Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita
Jateng Pacu Produksi Susu dengan Teknologi Pengatur Jenis Kelamin Anak Sapi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Rabu, 9 September 2026 - 17:43 WIB

MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

Berita Terbaru