Event Jateng 2026 Resmi Diluncurkan, Sekda Tekankan Pentingnya Publikasi Lebih Masif

- Reporter

Sabtu, 29 November 2025 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang dipimpin gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), resmi meluncurkan Calender of Event (kalender event) 2026. Setidaknya ada 365 event menarik yang terjadwal pada tahun depan di 35 kabupaten/kota di Jateng.

Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jateng, Syurya Deta Syafri, mengatakan,
angka itu bukan semata kuantitas. Akan tetapi mencerminkan betapa luasnya potensi budaya, kreativitas, dan tradisi masyarakat Jawa Tengah.

“Event-event tersebut meliputi seni pertunjukan, ada musik, seni tari, seni drama, teater baik tradisional maupun modern. Kemudian festival, karnaval, tradisi, dan sport tourism,” katanya dalam peluncuran Calender of Event 2026, di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Jumat, 28 November 2025 malam.

Dikatakan Deta, penyelenggaraan ragam event saat ini mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Di antaranya festival budaya, pertunjukan seni, pariwisata olahraga (sport tourism), hingga pameran ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Pemprov Jateng–TNI AL Perkuat Kerja Sama Jaga Keamanan Maritim

“Meskipun kita menghadapi tantangan, tapi kita telah menunjukkan pencapaian yang luar biasa,” ucapnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, peluncuran kalender event perlu ditambah gencarnya promosi kepada masyarakat luas.

“Yang perlu kita lakukan, bagaimana mempublikasikan, menginformasikan kepada masyarakat,” katanya.

Dengan lebih gencar mempromosikan event pariwisata, budaya, sport tourism dan sebagainya. Tujuannya supaya bisa lebih awal diketahui masyarakat.

Saat ini, dikatakan Sumarno, Pemerintah Provinsi Jateng terus mendorong terselenggaranya setiap event pariwisata dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah. Oleh karena, pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah banyak ditopang dari sektor konsumsi.

“Untuk meningkatkan konsumsi, tentu saja bagaimana mendatangkan orang dari luar untuk masuk di Jawa Tengah,” ucapnya.

Sebagai informasi dalam kegiatan tersebut, juga memberikan penghargaan kepada para penggerak event terbaik di Jawa Tengah.

Baca Juga :  Jaga Kualitas Menu MBG, Pekalongan Pantau Langsung Prosesnya

Untuk kategori 10 terbaik festival di Jawa Tengah, di antaranya, Festival Payung Indonesia, Festival Gunung Slamet, Grebeg Sudiro, Solo Keroncong Festival, Festival Kota Lama Semarang, Festival Solo Menari, International Mask Festival, Dieng Culture Festival (DCF), Festival Mudik Wonosobo.

Kemudian untuk kategori event kreativitas dan daya tarik terbaik diberikan kepada Festival Payung Indonesia. Selanjutnya kategori event paling memberdayakan masyarakat diraih Dieng Culture Festival (DCF). Dan kategori event dengan promosi digital terbaik menjadi milik Festival Payung Indonesia.

Pada kesempatan tersebut juga diluncurkan Sabda Jateng, sebuah sistem analisis big data pariwisata Jawa Tengah. Ini merupakan aplikasi yang mengintegrasikan segala sumber data pariwisata mulai dari statistik resmi, transaksi digital dan QRIS, hingga media sosial yang menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Tujuannya untuk menghasilkan gambaran data strategis, yang cepat dan akurat untuk pengembangan pariwisata di Jawa Tengah.***

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru