Gubernur Jateng Instruksikan Kesiapsiagaan Wisata dan Mitigasi Bencana Akhir Tahun

- Reporter

Selasa, 23 Desember 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Seluruh pengelola destinasi wisata dan kepala daerah di Jawa Tengah harus memastikan kesiapan sistem keamanan serta mitigasi bencana alam selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan masa liburan.

“Terkait tempat wisata, saya sudah koordinasi dengan Polres dan Kodim di masing-masing kabupaten/kota, termasuk Basarnas. Kita sudah menyiapkan langkah antisipasi, terutama untuk destinasi yang memiliki potensi risiko seperti wisata air, gunung, dan lainnya, agar aspek keamanannya maksimal,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat meninjau Rest Area KM 429 Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa, 23 Desember 2025.

Baca Juga :  Pembangunan Inklusif, Luthfi Dorong Kesetaraan Kesempatan Kerja bagi Difabel

Gubernur menegaskan, seluruh destinasi wisata wajib menerapkan standar operasional prosedur (SOP) secara ketat, termasuk menyiagakan tim search and rescue (SAR). Untuk wisata air, misalnya, harus tersedia pelampung dan sarana penyelamatan. Sementara untuk wisata gunung perlu pengaturan jalur pendakian agar tidak terjadi penumpukan pengunjung. Diharapkan, jika terjadi kejadian, proses evakuasi bisa dilakukan dengan cepat.

“Security barrier harus disiapkan. Harus ada kerja tim yang solid, unit penanganan kecil yang lengkap di setiap tempat wisata, sehingga jika terjadi sesuatu bisa segera ditangani dan tidak menimbulkan keluhan masyarakat,” ujarnya.

Selain aspek keamanan wisata, Ahmad Luthfi juga meminta seluruh bupati dan wali kota di Jawa Tengah meningkatkan upaya mitigasi bencana di wilayah masing-masing. Perhatian khusus diminta pada daerah rawan banjir, tanah longsor, dan rob, seiring meningkatnya intensitas hujan pada akhir tahun.

Baca Juga :  Event Jateng 2026 Resmi Diluncurkan, Sekda Tekankan Pentingnya Publikasi Lebih Masif

“Ini menjadi atensi bersama. Ramalan cuaca dari BMKG harus benar-benar dicermati agar peran Tagana di setiap kabupaten/kota bisa dimaksimalkan. Jika terjadi bencana, penanganan harus cepat dan tidak berlarut-larut,” tegasnya.

Gubernur menyampaikan, seluruh imbauan tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama libur Nataru. Menurutnya, keselamatan warga dan wisatawan menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pemerintahan, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi seperti akhir tahun.*

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru