Gubernur Luthfi Siapkan RSUD Margono Jadi Pusat Rujukan Kesehatan Regional

- Reporter

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUMAS – RSUD Margono Soekarjo Purwokerto ditargetkan menjadi pusat layanan kesehatan atau hub kesehatan di wilayah eks Karesidenan Banyumas. Tak hanya memperkuat layanan dasar masyarakat, rumah sakit milik Pemprov Jateng itu juga didorong meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang memimpin Jawa Tengah bareng Wagub Taj Yasin, saat meninjau RSUD Margono Soekarjo, Kabupaten Banyumas, Minggu (17/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Sekda Jateng, Sumarno. Keduanya usai mengikuti lari Purwkokerto Half Marathon.

Menurut Luthfi, pembangunan di Jawa Tengah saat ini berfokus pada penguatan layanan dasar masyarakat, salah satunya sektor kesehatan. Karena itu, keberadaan rumah sakit rujukan seperti RSUD Margono Soekarjo harus benar-benar mampu menjangkau kebutuhan masyarakat hingga tingkat desa.

“Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu paling dasar salah satunya kesehatan,” kata Luthfi.

Ia menegaskan, RSUD Margono Soekarjo ke depan harus menjadi pusat layanan kesehatan regional dengan dukungan rumah sakit daerah maupun swasta di sekitarnya. Kolaborasi juga perlu diperkuat dengan perguruan tinggi dan civitas akademika, terutama dalam pengembangan tenaga dokter spesialis.

Baca Juga :  Program Unik Ahmad Luthfi: Mahasiswa Diajak Ikut Sehari Kegiatan Bersama Gubernur

“Hub-nya itu RSUD Margono Soekarjo, supporting-nya rumah sakit di sekitarnya. Tanpa itu, RSUD Margono Soekarjo akan berdiri sendiri,” ujarnya.

Luthfi juga menyoroti efektivitas program dokter spesialis keliling (Speling) yang dinilai mampu menghadirkan layanan kesehatan langsung ke desa-desa. Menurutnya, masyarakat akar rumput lebih membutuhkan kehadiran dokter di wilayah mereka dibanding harus datang ke rumah sakit.

“Masyarakat di tingkat bawah lebih mengharapkan hadirnya dokter ke kampung daripada datang ke rumah sakit,” katanya.

Selain memperkuat pelayanan, RSUD Margono Soekarjo sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) juga didorong meningkatkan kinerja pendapatan. Hingga Maret 2026, capaian pendapatan rumah sakit tersebut baru menyentuh 26,76 persen dari target tahunan.

Baca Juga :  Dorong Penghematan Energi, Jateng Siapkan Aturan ASN Naik Sepeda dan Kendaraan Umum

“Ini harus kita kejar, harus lebih ditingkatkan. Tentunya tanpa meninggalkan pelayanan tingkat bawah atau basis desa,” tegasnya.

Direktur RSUD Margono Soekarjo, Heri Dwi Purnomo, mengatakan, rumah sakit yang dipimpinnya saat ini memiliki 2.204 karyawan. Jumlah tersebut terdiri atas 154 dokter, 847 perawat dan bidan, 519 tenaga medis lainnya, serta 683 tenaga nonmedis.

RSUD Margono Soekarjo juga memiliki sejumlah layanan unggulan seperti bedah saraf, layanan jantung, uronefrologi, hingga maternal perinatal.

Sementara hingga April 2026, jumlah layanan pasien mencapai 9.888 pasien IGD, 134.632 rawat jalan, dan 17.698 rawat inap.

“Mayoritas pasien merupakan peserta BPJS, dengan rata-rata kunjungan rawat jalan mencapai 1.432 pasien per hari,” ungkap Heri.

Berdasarkan asal pasien, ungkapnya, Kabupaten Banyumas mendominasi dengan 42 persen, disusul Cilacap 16 persen, Purbalingga 13 persen, Banjarnegara 7 persen, Brebes 6 persen, serta sejumlah daerah lain di Jawa Tengah.***

Berita Terkait

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir
BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako
Antusiasme Warga Tinggi, Pemprov Jateng Siapkan Videotron Pembukaan MTQ
Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan
Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional
Taj Yasin Dorong Penguatan NIK, Warga Tak Perlu Berulang Kali Serahkan Fotokopi KTP
Bangkai Ikan Sapu-Sapu Ganggu Warga Pati, Gubernur Luthfi Perintahkan Segera Dikubur

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:30 WIB

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir

Jumat, 11 September 2026 - 15:42 WIB

BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

Jumat, 11 September 2026 - 15:19 WIB

YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:30 WIB

Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional

Berita Terbaru