Gus Yasin: Tanpa Ulama, Pemerintahan Kehilangan Arah Spiritual

- Reporter

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAL – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menegaskan pentingnya dukungan dan doa para ulama dalam menjalankan roda pemerintahan di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, yang dirangkaikan dengan Haul ke-52 almarhum KH. Sa’id bin Armia di Pondok Pesantren Attauhidiyyah Giren, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Sabtu, 10 Januari 2026.

Di hadapan ribuan jamaah, ulama, habaib, dan tokoh masyarakat, Gus Yasin menyampaikan, bahwa pemerintahan tidak bisa berjalan hanya dengan kekuatan struktural. Melainkan membutuhkan bimbingan spiritual dari para kiai dan orang-orang saleh.

“Kami mohon doa dari para ulama agar pemerintahan di Jawa Tengah benar-benar bisa berjalan dengan rida Allah SWT,” ujar Gus Yasin saat memberikan sambutan mewakili Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi.

Menurutnya, jabatan publik merupakan amanah berat yang sarat dengan risiko kekhilafan. Karena itu, kedekatan pejabat dengan ulama dan majelis ilmu menjadi kebutuhan, bukan sekadar pelengkap.

Baca Juga :  Sekda Jateng Berharap Mangkunegaran Pertahankan Nilai Budaya dan Wisata

“Duduk bersama orang-orang saleh seperti ini, kita mencari barakah dan ampunan Allah,” ungkapnya.

Gus Yasin juga berkelakar tentang beragam kondisi jamaah di majelis, mulai dari yang khusyuk mendengarkan hingga yang tertidur. Namun, ia menegaskan bahwa kehadiran di majelis orang saleh tetap membawa keberkahan.

“Semoga kita semua diampuni dosa-dosanya dan mendapatkan keberkahan dari majelis ini,” ujarnya.

Mengenang Teladan dan Karamah KH. Sa’id bin Armia

Dalam kesempatan yang sama, Pengasuh Ponpes Attauhidiyyah Giren, KH. Khasani, mengisahkan keteladanan almarhum KH. Sa’id, khususnya dalam menjaga adab dan ketaatan kepada gurunya, KH. Abu Ubaidah.

Ia menceritakan, KH. Sa’id tidak berani pulang melayat wafatnya ayahanda, KH. Armia, sebelum mendapat izin dari sang guru.

“Inilah adab santri dulu. Sangat patuh kepada guru,” tutur KH. Khasani.

Baca Juga :  Sumarno: Event Siksorogo Lawu Bukti Sport Tourism Kian Menggerakkan Ekonomi

Ketaatan tersebut, lanjutnya, diyakini menjadi jalan terbukanya karamah. Salah satunya ditandai dengan kisah cahaya yang terlihat dari sosok KH. Sa’id muda saat tertidur di masjid, yang kemudian berujung pada pernikahannya dengan putri KH. Abu Ubaidah.

KH. Khasani juga mengungkapkan bahwa KH. Sa’id wafat pada 20 Rajab, bertepatan dengan peringatan Isra Mikraj, sebagaimana pesan yang pernah disampaikannya semasa hidup.

Meski dalam kondisi sakit, almarhum tetap menjalankan ibadah hingga menghembuskan napas terakhir saat melaksanakan salat Duha.

“Beliau wafat dalam keadaan ibadah, tepat sesuai dengan apa yang pernah beliau pesankan,” katanya.

Turut hadir dalam acara tersebut Pj Ketua Umum PBNU KH. Zulfa Mustofa, Bupati dan Wakil Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman–Ahmad Kholid, para habaib, serta kiai sepuh. Kehadiran mereka mencerminkan kuatnya sinergi antara ulama dan pemerintah dalam membangun Jawa Tengah.***

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru