H+3 Tahun Baru, Stasiun Masih Dipadati Penumpang 

- Reporter

Minggu, 5 Januari 2025 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat untuk arus penumpang pada Sabtu, 4 Januari 2025 atau H+3 Tahun Baru 2025 masih terjadi kepadatan, baik penumpang naik maupun penumpang turun di stasiun wilayah Daop 4 Semarang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa sesuai data pada hari ini, Sabtu (4/1), jumlah penumpang berangkat dari stasiun di wilayah Daop 4 Semarang mencapai lebih dari 20 ribu penumpang. Sedangkan untuk kedatangan penumpang mencapai lebih dari 21 ribu penumpang.

“Jumlah penumpang tersebut masih akan terus bertambah, karena data diambil pukul 10.00 WIB dan penjualan tiket masih berlangsung,” ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Daop 4 Semarang Sediakan 97 Ribu Tiket dan 99 Perjalanan KA per Hari Selama Libur Panjang Iduladha

Sedangkan prediksi penumpang pada hari esok, Minggu, 5 Januari 2024 juga masih akan terjadi kepadatan, dimana jumlah penumpang yang berangkat maupun datang berjumlah lebih dari 20 ribu penumpang.

Untuk kumulatif penumpang selama 16 hari masa Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), pada 19 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025 terdapat sebanyak 363.803 penumpang atau rata-rata 22.738 penumpang per hari yang berangkat dari stasiun wilayah Daop 4 Semarang, dan terdapat sebanyak 361.923 penumpang atau rata-rata 22.620 penumpang per hari yang tiba atau turun di stasiun wilayah Daop 4 Semarang.

Baca Juga :  H-7 Lebaran, 82 Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Wilayah Daop 4 Semarang

Pada masa peak season khususnya di momen Angkutan Nataru ini, KAI menghimbau kepada seluruh penumpang untuk menjaga barang bawaannya, baik saat menunggu di stasiun maupun di dalam kereta api agar tidak tertinggal.

“Kami juga mengingatkan kepada penumpang agar membawa barang secukupnya dan usahakan dalam satu tempat, misalnya koper atau ransel. Untuk barang yang tertinggal bisa melaporkan kepada petugas keamanan, karena barang yang tertinggal akan dimasukkan ke dalam pendataan lost and found yang merupakan layanan untuk membantu penumpang menemukan barang yang hilang baik kereta maupun stasiun,” tutupnya.***

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun
Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata
Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan
Mau Liburan Lebih Hemat? BCA tiket.com Travel Fair Hadir di BCA EXPO 2026
Jaga Harga Pangan, Bulog Semarang Gencarkan Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita
Jateng Pacu Produksi Susu dengan Teknologi Pengatur Jenis Kelamin Anak Sapi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Rabu, 9 September 2026 - 17:43 WIB

MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

Berita Terbaru