Haru Rohmiyati Terima RTLH, Taj Yasin: Rumah Layak Bangun Harapan Keluarga Baru

- Reporter

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Rohmiyati, tak kuasa menahan haru saat menceritakan kondisi ekonomi keluarganya. Perempuan berusia 54 tahun asal Getasan, Kabupaten Semarang, itu, selama ini tinggal di rumah yang kondisinya tidak layak huni.

Di tengah keterbatasan ekonomi, Rohmiyati juga harus merawat suaminya yang menderita gagal ginjal. Sang suami harus menjalani cuci darah dua kali dalam sepekan.

Pekerjaan Rohmiyati yang serabutan membuatnya kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi untuk menyisihkan biaya merenovasi rumah, hal itu terasa jauh dari jangkauan.

Syukurlah, ada bantuan rehab rumah tidak layak huni atau RTLH dari Baznas Provinsi Jawa Tengah. Ini menjadi kabar yang sangat membahagiakan Rohmiyati.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Baznas, serta para muzakki yang telah menyalurkan zakatnya untuk membantu masyarakat kurang mampu.

“Alhamdulillah, saya bersyukur sekali. Terima kasih kepada Pak Wakil Gubernur, Baznas, dan para muzakki. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkap Rohmiyati, saat menghadiri Pembekalan dan Pentasharufan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Baznas Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, di Semarang, Rabu, 13 Mei 2026.

Bagi Rohmiyati, bantuan tersebut bukan sekadar perbaikan bangunan. Lebih dari itu, bantuan rehab RTLH menjadi harapan baru bagi keluarganya untuk menjalani hidup dengan lebih layak.

Kisah Rohmiyati menjadi salah satu gambaran masih banyaknya warga Jawa Tengah yang membutuhkan bantuan rumah layak huni. Persoalan tersebut menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Baznas dan berbagai pihak lainnya.

Baca Juga :  Tokoh Agama dan Masyarakat di Jateng Serukan Kedamaian untuk Negeri

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, yang hadir di acara itu, mengatakan, program rehab RTLH bukan hanya tentang membangun fisik rumah, tetapi juga menghadirkan kembali harapan dan martabat bagi masyarakat penerima manfaat.

“Rumah ini membangun bukan hanya fisik. Ini simbol untuk merehab juga lingkungan di keluarga kita dan masyarakat kita,” kata Taj Yasin.

Menurutnya, rumah yang layak merupakan fondasi penting untuk membangun keluarga yang sehat, aman, dan sejahtera. Namun, ia menekankan bahwa kenyamanan tidak hanya lahir dari bangunan rumah, tetapi juga dari lingkungan sosial yang saling peduli.

Taj Yasin mengajak masyarakat untuk terus merawat semangat gotong royong. Ia menilai, ketika ada warga yang mengalami kesulitan, masyarakat sekitar semestinya ikut hadir membantu.

“Kalau ada masalah, duduk bareng-bareng, langsung sambat, bantu. Ini yang penting,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin juga menyampaikan terima kasih kepada Baznas Provinsi Jawa Tengah yang terus membantu pemerintah dalam penanganan kemiskinan, termasuk melalui program rehab RTLH.

Ia menjelaskan, kebutuhan rumah layak huni di Jawa Tengah masih cukup besar. Karena itu, penanganannya tidak bisa hanya mengandalkan APBD, tetapi membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kabupaten/kota, Baznas, CSR perusahaan, pengusaha, hingga masyarakat.

“Bukan hanya APBD, CSR perusahaan-perusahaan, para pengusaha, kita ajak bareng-bareng, termasuk Baznas,” katanya.

Taj Yasin juga mengapresiasi aparatur sipil negara atau ASN muslim di lingkungan Pemprov Jateng yang telah menyisihkan zakat penghasilan melalui Baznas. Dana yang terkumpul kemudian dimanfaatkan untuk membantu masyarakat melalui berbagai program sosial, termasuk rehab RTLH.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Lakukan Reformasi Organisasi, Fokus Dukung Program Nasional

Pada program Rehab RTLH Baznas Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Baznas Jateng menyalurkan bantuan kepada 111 penerima manfaat dengan total nilai Rp2.143.020.000.

Bantuan tersebut terdiri atas 104 penerima RTLH Tahap I Tahun 2026 dengan total nilai Rp2.015.600.000, serta tujuh penerima di luar BNBA Disperakim Provinsi Jateng senilai Rp127.420.000. Tujuh penerima tersebut meliputi enam penerima RTLH umum dan satu penerima jambanisasi umum.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam acara tersebut, pada awal 2025 backlog perumahan di Jawa Tengah tercatat 1.332.968 unit. Hingga akhir 2025, realisasi penanganan backlog mencapai 274.514 unit, sehingga sisa backlog menjadi 1.058.454 unit.

Pada Triwulan I Tahun 2026, realisasi penanganan RTLH mencapai 6.798 unit. Dengan demikian, total penanganan sejak 2025 hingga Triwulan I 2026 mencapai 281.312 unit, dan masih menyisakan backlog sebesar 1.051.656 unit.

Dari sisa backlog tersebut, sebanyak 762.064 unit merupakan backlog kelayakan rumah. Artinya, rumah sudah ada, tetapi kondisi atap, dinding, atau lantainya belum memenuhi standar layak huni. Sementara itu, 296.390 unit lainnya merupakan backlog kepemilikan.

Taj Yasin meminta dinas terkait, khususnya yang menangani perumahan dan kawasan permukiman di kabupaten/kota, agar mengawal pelaksanaan bantuan tersebut dengan baik. Ia berharap rehab rumah dapat dilakukan dengan semangat gotong royong.***

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru