Heri Pudyatmoko Tegaskan Pembangunan Sanitasi Harus Disertai Perawatan Berkelanjutan

- Reporter

Rabu, 17 Desember 2025 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Zonajateng.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko menegaskan, pembangunan infrastruktur sanitasi dinilai tidak akan berdampak optimal bagi kesehatan masyarakat jika tidak diiringi dengan sistem perawatan yang berkelanjutan.

Heri Londo, sapaan akrabnya menilai bahwa sanitasi kerap dipahami sebatas proyek fisik, bukan sebagai sistem hidup yang harus dijaga bersama.

Menurut Heri, banyak fasilitas sanitasi seperti jamban komunal, instalasi pengolahan air limbah, hingga saluran drainase yang dibangun dengan anggaran besar, namun tidak berfungsi maksimal karena minimnya pemeliharaan dan edukasi penggunaan.

“Selama ini kita terlalu fokus membangun, tapi lupa merawat. Padahal sanitasi itu bukan benda mati. Ia berkaitan langsung dengan perilaku, kesehatan, dan kualitas hidup masyarakat,” ungkap Heri.

Baca Juga :  Sosialisasi di Banyumas, Teti Rohatiningsih Sebut Masukan Masyarakat Penting untuk Penyempurnaan Program MBG

Politikus Partai Gerindra itu menegaskan, sanitasi yang tidak terawat justru berpotensi menimbulkan persoalan baru.

Mulai dari pencemaran lingkungan, penyebaran penyakit berbasis air, hingga menurunnya kualitas hidup warga, terutama di kawasan padat penduduk dan wilayah rentan.

Ia mendorong pemerintah daerah agar tidak hanya mengalokasikan anggaran untuk pembangunan awal, tetapi juga memastikan adanya skema pemeliharaan jangka panjang, termasuk pendampingan masyarakat, pengelolaan berbasis komunitas, serta pengawasan berkala.

“Sanitasi harus dikelola sebagai sistem berkelanjutan. Ada perawatan rutin, ada edukasi, ada penanggung jawab yang jelas. Kalau hanya dibangun lalu ditinggalkan, itu sama saja menyia-nyiakan anggaran publik,” tegasnya.

Heri juga menyoroti pentingnya integrasi kebijakan sanitasi dengan sektor lain, seperti kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.

Menurutnya, sanitasi yang layak berperan besar dalam menekan angka penyakit, stunting, serta meningkatkan produktivitas masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur Jateng Percepat Penyiapan Huntara dan Huntap Korban Bencana Purbalingga

“Kalau sanitasi baik, anak-anak lebih sehat, angka absensi sekolah menurun, beban layanan kesehatan berkurang. Jadi dampaknya luas, bukan hanya soal kebersihan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mendorong agar pemerintah daerah melibatkan masyarakat sejak awal, bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pengelola. Dengan begitu, rasa memiliki terhadap fasilitas sanitasi akan tumbuh dan keberlanjutan dapat terjaga.

“Sanitasi bukan sekadar urusan teknis dinas, tapi tanggung jawab kolektif. Pemerintah menyiapkan sistemnya, masyarakat menjaga dan menggunakannya dengan benar,” kata Heri.

“Sanitasi layak itu hak dasar. Ketika sistemnya terawat, di situlah negara benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari warganya,” pungkas Heri.*

Berita Terkait

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir
BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako
Antusiasme Warga Tinggi, Pemprov Jateng Siapkan Videotron Pembukaan MTQ
Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan
Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional
Taj Yasin Dorong Penguatan NIK, Warga Tak Perlu Berulang Kali Serahkan Fotokopi KTP
Bangkai Ikan Sapu-Sapu Ganggu Warga Pati, Gubernur Luthfi Perintahkan Segera Dikubur

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:30 WIB

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir

Jumat, 11 September 2026 - 15:42 WIB

BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

Jumat, 11 September 2026 - 15:19 WIB

YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:30 WIB

Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional

Berita Terbaru