Intensitas Hujan Tinggi, Pj Bupati Jepara Tetapkan Status Siaga Bencana

- Reporter

Selasa, 10 Desember 2024 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEPARA – Berdasarkan prakiraan cuaca oleh BMKG dan hasil kaji cepat tim reaksi cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta menetapkan status siaga darurat bencana hidrometereologi.

Hal itu disampaikannya pada Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana, di Pendapa RA Kartini Jepara, Senin (9/12/2024). Menurutnya, jika berdasarkan prakiraan musim hujan dari BMKG Semarang, curah hujan di Jepara pada Januari dan Februari 2025 sangat tinggi, yakni lebih dari 500 mm. Meningkat dibandingkan Desember ini yang berkisar 300-500 mm atau kategori tinggi.

“Awal musim hujan pada November, puncaknya pada Februari dan berakhir pada pertengahan April 2025,” jelas Edy.

Disampaikan, pada musim hujan, bencana yang biasa terjadi antara lain banjir, longsor, angin kencang, abrasi pantai, banjir rob, hingga petir.

Baca Juga :  Tanggap Darurat Diperpanjang, Pemkab Pati Dorong Relokasi Wilayah Rawan Banjir

“Untuk banjir rawan terjadi di 11 kecamatan, longsor di empat kecamatan. Sedangkan angin di enam kecamatan, abrasi pantai di tiga kecamatan, dan rob di dua kecamatan,” ujarnya.

Edy menjelaskan, hingga kini pemerintah telah melakukan upaya mitigasi bencana, di antaranya perbaikan infrastruktur seperti perbaikan tanggul-tanggul sungai. Termasuk juga melakukan penghijauan di daerah perbukitan, penanaman mangrove, sistem peringatan dini, hingga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kesiapsiagaan bencana dan menyiapkan seluruh stakeholder yang terkait dengan kebencanaan.

“Masyarakat juga perlu bersama-sama melakukan mitigasi. Yakni, melakukan identifikasi dan antisipasi risiko bencana hidrometereologi, melakukan pencegahan dan mitigasi, dengan bergotong royong membersihkan lingkungan, membangun awareness dan kesiapan posko darurat,” tandasnya.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Terima Dubes Inggris, Tindak Lanjuti Peluang Investasi dan Pendidikan

Pada kesempatan itu, camat dan pimpinan perangkat daerah juga diminta laporan kondisi wilayahnya masing-masing.

“Saya minta para camat mulai hari ini untuk standby 24 jam, dengan buat posko kedaruratan. Identifikasi berbagai potensi bencana dan kebutuhan yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Edy juga memerintahkan pihak Dinas Kesehatan dan RSUD RA Kartini, untuk bersiaga menghadapi potensi penyakit yang muncul pada musim penghujan, seperti demam berdarah dengue (DBD). Ia berharap, kasus DBD di Jepara pada tahun ini tidak separah akhir tahun lalu.

“Apabila dalam keadaan darurat dan terkendala anggaran, kita bisa gunakan BTT (belanja tak terduga). Nanti teknisnya bisa melalui Pak Asisten III,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu
Taj Yasin: Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Disesuaikan dengan Kebutuhan Daerah
Ahmad Luthfi Kenang Prestasi Syabilla, Atlet Selam Jepara yang Berpulang saat Porprov

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terbaru