Jaga Harga, Gubernur Ahmad Luthfi Resmikan Champion Cabe di Magelang

- Reporter

Selasa, 23 September 2025 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran penting para “Champion Cabe” yang baru saja dilantik dalam menjaga kestabilan harga cabai, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Hal itu disampaikan saat menghadiri Gerakan Petani Peduli Inflasi Komoditas Cabai Jawa Tengah di GOR Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Senin 22 September 2025.

Ahmad Luthfi mengapresiasi para petani dan champion yang hadir dari berbagai daerah seperti Grobogan, Pekalongan, hingga Magelang. Menurutnya, kegiatan ini awal dari tantangan besar bagi Jawa Tengah sebagai salah satu sentra cabai nasional.

“Para champion yang sudah dilantik hari ini kembali ke daerah masing-masing. Tugasnya memastikan petani kita lebih sejahtera, dan harga cabai bisa lebih tinggi daripada cabainya sendiri. Saat panen melimpah, harus ada konektivitas harga agar rata di seluruh Jawa Tengah,” ujar Ahmad Luthfi.

Ditambahkan, para champion juga didorong membuka pasar di luar Jawa Tengah. Ahmad Luthfi mendorong BUMD, Jawa Tengah Agro Berdikari (JTAB), untuk mengawal dan mewujudkan itu.

Baca Juga :  Tekan Fatherless, Pemprov Jateng Terbitkan SE Ayah Ambil Rapor dan Antar Sekolah

“Kalau harga turun, cabai bisa diekspor antarprovinsi, seperti ke Riau, Sumatera Barat, dan Kalimantan Barat. Dengan begitu petani tetap bisa menikmati harga yang layak,” katanya disambut meriah seribuan petani yang hadir.

Selain itu, Gubernur memastikan dukungan permodalan bagi petani melalui program kredit lunak berbunga rendah. Ia juga meminta Dinas Pertanian mendampingi petani dari lahan, bibit, pupuk, hingga pascapanen.

“Setelah pertemuan ini, pahlawan sebenarnya adalah bapak-bapak sekalian, para petani. Kami pemerintah hadir mendampingi agar Jawa Tengah benar-benar gemah ripah loh jinawi,” ucapnya.

Senada dengan Gubernur, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, memastikan harga cabai di Jateng masih terkendali. Ia menyebut, meskipun harga cabai di Sumatera Barat sempat menyentuh Rp 90 ribu per kilogram, di Jawa Tengah harga cabai keriting tetap dikisaran Rp 50 ribu.

Rahmat menjelaskan, cabai keriting dan cabai rawit justru berkontribusi terhadap deflasi pada Agustus 2025, masing-masing minus 0,01 persen dan minus 0,07 persen. Inflasi Jateng sendiri tercatat di level 2,48 persen, sedikit di atas inflasi nasional 2,31 persen.

Baca Juga :  Hujan Lebat Berpotensi Hingga 9 Februari, Sekda Ingatkan Kesiapsiagaan

Menurutnya, capaian itu tak lepas dari kontribusi petani dan strategi pengendalian harga melalui pembentukan champion cabai lokal.

“Hingga saat ini, terdapat 15 champion lokal. Enam di antaranya sudah difasilitasi greenhouse sehingga produksi tidak tergantung cuaca,” jelas Rahmat.

Ia berharap champion tersebut mampu menahan sekitar 20 persen produksi cabai Jateng sehingga harga tidak sepenuhnya dikendalikan pengepul dari luar daerah. Selain itu, BI juga mendorong hilirisasi cabai melalui produk turunan seperti cabai kering dan pasta cabai, serta pengembangan aplikasi lelang cabai agar harga ditentukan di Jawa Tengah.

“Dengan strategi ini, kami optimistis harga cabai tetap stabil, inflasi terkendali, dan kesejahteraan petani terjaga. Jangan sampai Jawa Tengah jadi lumbung cabai, tapi harganya tidak terjangkau bagi masyarakatnya,” ungkap Rahmat. #ahmadluthfi #tajyasin

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir
BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako
Antusiasme Warga Tinggi, Pemprov Jateng Siapkan Videotron Pembukaan MTQ
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan
Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 18:30 WIB

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir

Jumat, 11 September 2026 - 15:42 WIB

BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

Jumat, 11 September 2026 - 15:19 WIB

YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Berita Terbaru