Jateng Dinobatkan Pembina Kabupaten/Kota Sehat, Boyong Penghargaan Swasti Saba 2025

- Reporter

Jumat, 28 November 2025 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) dinobatkan sebagai Tim Provinsi Pembina Terbaik Kedua atas keberhasilannya membina kabupaten/kota sehat (KKS), sehingga diberi pengharhaan Swasti Saba 2025 oleh Kementerian Kesehatan.

Penghargaan tersebut diterima oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko dalam acara penganugerahan Swasti Saba dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STMB) Award 2025 yang digelar di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Jumat, 28 November 2025. Ia hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Sujarwanto menyatakan, pembangunan kabupaten/kota di wilayahnya memang diarahkan agar tata ruangnya sehat, fasilitas infrastruktur sehat, sistem sanitasinya sehat, dan gaya hidup masyarakatnya juga sehat.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Nasional, Jateng Perluas Desa Mandiri Sampah

“Untuk itu, Pemprov Jateng terus mendorong agar KKS menjadi program prioritas setiap daerah,” katanya usai menerima penghargaan.

Sebab, lanjut dia, peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak hanya dari sisi ekonomi saja, tetapi juga pendidikan dan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar menambahkan, penghargaan yang diperoleh itu tak lepas dari peran 26 pemerintah kabupaten/kota di wilayahnya yang juga mendapatkan penghargaan Swasti Saba. Dari 26 kabupeten/kota itu, penghargaab Swasti Saba Wiwerda untuk Kota Semarang dan Kabupaten Boyolali, sedangkan 24 kabupaten/kota yang mendapatkan Swasti Saba Padapa.

“Ini luar biasa, karena ada 9 tatanan yang harus dikelola dengan baik. Mulai dari kabupatennya sehat, transportasinya, pariwisatanya, pasarnya, kemudian juga pendidikan. Saya berterima kasih kepada 26 kabupaten/kota di Jawa Tengah,” kata dia.

Baca Juga :  Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM

Ia mengakui masih ada 9 kabupaten/kota dari total 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang belum mendapatkan Swasti Saba. Untuk itu, Pemprov Jateng akan terus mendorong setiap kabupaten/kota untuk berimprovisasi. Sebagaimana arahan Gubernur Ahmad Luthfi yang mendorong adanya pemerintahan kolaboratif (collaborative government) dalam setiap pembangunan.

“Intinya teman-teman harus kolaborasi. Ini tidak bisa dinas kesehatan saja, semua institusi harus bergerak bersama. Semua harus didorong untuk terlibat aktif menjadi kabupaten/kota sehat,” jelasnya.***

Berita Terkait

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat
INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi
Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM
Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir
Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras
Karhutla Meluas, Menko Polkam Dorong Pemadaman Dipercepat dan Layanan Kesehatan Diperkuat
Usai Lepas Djamari, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Perkuat Stabilitas Politik dan Keamanan
Oktober Masih Rawan Karhutla, Pemerintah Optimalkan Pemadaman dan Pencegahan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras

Berita Terbaru