Jateng Jadi Magnet Investasi, Perusahaan Kemasan Tiongkok Tanam Modal Besar di Kendal

- Reporter

Senin, 4 Mei 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Kepercayaan investor terhadap Jawa Tengah terus menguat. Terbaru, perusahaan kemasan kertas asal Tiongkok, PT Hoi Fu, menanamkan investasi senilai Rp 1,12 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, dengan potensi menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja lokal.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, mengatakan, kondusivitas daerah menjadi faktor utama yang menarik minat investor asing untuk masuk ke provinsi ini.

Menurutnya, stabilitas keamanan serta komitmen pemerintah daerah dalam menjaga iklim usaha menjadi nilai tambah di mata investor global. Hal itu sebagaimana yang kerap digaungkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Gus Yasin).

“Banyak fasilitas yang diberikan, termasuk komitmen Gubernur Ahmad Luthfi dalam menjaga keamanan dan iklim investasi tetap kondusif. Ini membuat investor merasa aman saat masuk ke Jawa Tengah,” ujar Sakina, Senin (4/5/2026).

Baca Juga :  Indosat Hadirkan Ramadan Bermakna, Dorong Pemberdayaan Marbot di Semarang

Ia mengungkapkan, pada triwulan I 2026, realisasi penanaman modal di Jawa Tengah mencapai Rp 23,02 triliun. Dari jumlah tersebut, investasi asing mendominasi dengan porsi sebesar 58 persen.

Pemerintah, lanjut Sakina, memberikan berbagai insentif bagi investor, mulai dari tax allowance, tax holiday, hingga tax deduction, khususnya bagi yang berinvestasi di kawasan ekonomi khusus.

Selain itu, keberadaan administrator di KEK turut mempermudah proses perizinan, sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus dalam pengembangan bisnis.

“Meski penanaman modal asing merupakan kewenangan pemerintah pusat, kami tetap melakukan pendampingan, termasuk memfasilitasi komunikasi dengan kementerian terkait jika muncul kendala,” jelasnya.

Pemprov Jawa Tengah juga aktif menjalin komunikasi dengan investor melalui asosiasi dagang masing-masing negara, guna memastikan setiap persoalan, baik teknis maupun nonteknis, dapat segera diatasi.

Baca Juga :  NTP Jateng Tertinggi se-Jawa pada Desember 2024

Langkah ini dinilai menjadi salah satu keunggulan yang mendorong investor untuk merekomendasikan Jawa Tengah kepada pelaku usaha lainnya.

Berdasarkan data Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK, investasi PT Hoi Fu di KEK Kendal diproyeksikan menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja. Groundbreaking proyek tersebut telah dilaksanakan pada Sabtu (2/5/2026) dan dihadiri Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso.

Secara kumulatif, hingga triwulan I 2026, KEK Kendal mencatat realisasi investasi sebesar Rp 101,93 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 117.941 orang. Keberadaan kawasan ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal yang mencapai 9,00 persen secara tahunan (year-on-year).*

Berita Terkait

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM
Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju
Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun
Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas
Petani Tak Lagi Waswas Harga Panen Anjlok, Program Petani Gajian Jadi Harapan
Jateng Kantongi Investasi Rp 72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Bidik Ekspansi Perusahaan Vietnam
Harga Sembako Lebih Murah, Warga Minta GPM Jateng Lebih Sering Digelar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Petani Tak Lagi Waswas Harga Panen Anjlok, Program Petani Gajian Jadi Harapan

Berita Terbaru