Jateng Masih Puncak Hujan, Mudik Lebaran 2026 Diminta Waspada

- Reporter

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta kepada masyarakat agar selalu waspadai terhadap potensi cuaca ekstrem menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Hal itu disampaikan saat melakukan rapat bersama Komisi V DPR RI dan Menteri Perhubungan di kompleks kantor Gubernur Jateng pada Jumat 20 Februari 2026.

Akhir-akhir ini, lanjut Luthfi, banyak bencana terjadi di Jawa Tengah karena cuaca ekstrem tersebut. Oleh karenanya, perlu koordinasi lintas sektor untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Sragen Raih STBM Award Madya 2024

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani menyampaikan, Provinsi Jawa Tengah masih berada pada periode puncak curah hujan. Dikatakan dia, pada Februari – Maret 2026 ini curah hujan di Jawa Tengah masih tinggi.

“Jadi kita harus siap ketika mudik lebaran nanti, di Jawa Tengah akan terjadi banyak hujan,” ujarnya.

Faisal juga menjelaskan wilayah tengah dan pegunungan Jawa Tengah berpotensi mengalami hujan menengah hingga tinggi.

“Maret dan April ini, Jawa Tengah khususnya di bagian tengah dan pegunungan, curah hujannya ini menengah sampai tinggi,” katanya.

Baca Juga :  2.000 KPM di Brebes Keluar dari Jerat Kemiskinan, Siap Hidup Mandiri

Terkait langkah mitigasi, dikatakan Faisal, BMKG telah melakukan modifikasi cuaca di wilayah Jawa Tengah.

“Kita lakukan tanggal 15 Januari dan diakhiri 3 Februari yang lalu, dengan 148 penerbangan pengurangan curah hujan hingga 42,95%,” ujarnya.

Kendati tak menghentikan hujan secara langsung, Faisal mengatakan, langkah ini diharapkan bisa mengurangi potensi kebencanaan hidrometeorologi. BMKG juga membuka opsi langkah lanjutan apabila diperlukan.*

Berita Terkait

Sosialisasi MBG Hadir di Salatiga, Muh Haris Ungkap Dampak Gizi dan Ekonomi bagi Masyarakat
Awal Tahun Penuh Bencana, Jateng Catat 162 Kejadian hingga April
Warga Pesisir Demak Dapat 20 Rumah Apung dari Pemprov Jateng, Upaya Adaptasi Dampak Rob
TMMD 2026 Dimulai, Pemprov Jateng Siapkan Rp33,2 Miliar untuk Desa
Sosialisasi MBG, Edy Wuryanto Tekankan Dampak Sosial dan Ekonomi Luas
MBG Tak Hanya Soal Gizi, Juga Dorong Ekonomi Lokal dan Lapangan Kerja
Lepas Kloter Awal Haji, Wagub Jateng Tekankan Tiga Pesan Penting
Kasus Keracunan MBG Demak, Wagub Minta Penguatan Pengawasan Distribusi Makanan Bergizi

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:52 WIB

Sosialisasi MBG Hadir di Salatiga, Muh Haris Ungkap Dampak Gizi dan Ekonomi bagi Masyarakat

Rabu, 22 April 2026 - 18:31 WIB

Awal Tahun Penuh Bencana, Jateng Catat 162 Kejadian hingga April

Rabu, 22 April 2026 - 18:10 WIB

Warga Pesisir Demak Dapat 20 Rumah Apung dari Pemprov Jateng, Upaya Adaptasi Dampak Rob

Rabu, 22 April 2026 - 17:43 WIB

TMMD 2026 Dimulai, Pemprov Jateng Siapkan Rp33,2 Miliar untuk Desa

Rabu, 22 April 2026 - 15:41 WIB

Sosialisasi MBG, Edy Wuryanto Tekankan Dampak Sosial dan Ekonomi Luas

Berita Terbaru