TMMD 2026 Dimulai, Pemprov Jateng Siapkan Rp33,2 Miliar untuk Desa

- Reporter

Rabu, 22 April 2026 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SRAGEN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengucurkan anggaran sebesar Rp33,2 miliar untuk mendukung Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 dan program Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menyatakan, program TMMD dinilai strategis dalam menyelesaikan persoalan yang ada di desa. Program tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jumlah penduduk kita itu 80 % itu ada di desa. Wilayah kita itu juga 80% itu ada di desa, sehingga pembangunan harus kita mulai dari desa,” kata Sumarno saat mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada acara Pembukaan TMMD Reguler Ke-128 Dan Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Rabu, 22 April 2026.

Ia memberikan apresiasi kepada TNI yang telah konsisten berkolaborasi dengan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota untuk menyelesaikan problem di desa. Menurutnya, TMMD sangat strategis mengusung program tersebut, karena TNI memiliki struktur sampai tingkat desa.

Baca Juga :  Kasus Keracunan MBG Demak, Wagub Minta Penguatan Pengawasan Distribusi Makanan Bergizi

Sumarno mengatakan, TMMD maupun Sengkuyung merupakan wujud nyata kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Program tersebut, lanjutnya, telah membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan.

“Melalui program ini, sasaran kegiatan fisik difokuskan pada pembangunan infrastruktur serta sarana dan prasarana dasar masyarakat, guna meningkatkan aksesibilitas wilayah terpencil serta mendorong pertumbuhan ekonomi,” imbuhnya.

Sementara itu, kegiatan nonfisik diarahkan pada peningkatan kesadaran berbangsa dan bernegara serta penguatan ketahanan wilayah, melalui bidang kesehatan, pendidikan, dan bela negara.

Sumarno meminta pemerintah Kabupaten/Kota hendaknya terus berkoordinasi dengan Dansatgas TMMD di wilayah masing-masing. Gunanya untuk mengoptimalkan berbagai program unggulan, antara lain: ketahanan pangan, pertanian terpadu, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penyediaan air bersih dan sanitasi, percepatan penurunan stunting, penguatan Posyandu, penanaman pohon, pembersihan lingkungan, serta rehabilitasi tempat ibadah.

Sebagai informasi, pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 dan Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 berlangsung mulai tanggal 22 April sampai dengan 21 Mei 2026 secara serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga :  Sekda Jateng: Implementasi Al-Qur’an Harus Terlihat dalam Kinerja ASN Muslim

Sementara itu, Dansatgas TMMD Reg-128, Dindin Rohidin mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan, memberikan percepatan di bidang ekonomi, dan menanamkan nilai-nilai juang, nilai wawasan kebangsaan, rasa cinta tanah air yang akan disematkan melalui penyuluhan-penyuluhan.

“Sasaran fisik berupa cor jalan panjang 1.100 meter, talud 150 meter, rehab RTLH sebanyak 10 unit, pembuatan jamban sehat 10 unit dan sarana air bersih sumur bor 1 unit,” ujarnya.

Untuk nonfisik, Kodim fokus menguatkan Sumber Daya Manusia Manusia (SDM) meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, pencegahan stunting, posyandu dan penyuluhan penyakit, peternakan dan perikanan, pertanian, perkebunan, bina mental, dan lainnya.

Dalam kesempatan itu, diserahkan bantuan kepada masyarakat berupa bantuan perbaikan RTLH dari Pemprov dan Pemda Kabupaten Sragen, bantuan paket sembako, pembuatan jamban, bantuan sosial keuangan, serta sumur bor.***

Berita Terkait

Awal Tahun Penuh Bencana, Jateng Catat 162 Kejadian hingga April
Warga Pesisir Demak Dapat 20 Rumah Apung dari Pemprov Jateng, Upaya Adaptasi Dampak Rob
Sosialisasi MBG, Edy Wuryanto Tekankan Dampak Sosial dan Ekonomi Luas
Lepas Kloter Awal Haji, Wagub Jateng Tekankan Tiga Pesan Penting
Kasus Keracunan MBG Demak, Wagub Minta Penguatan Pengawasan Distribusi Makanan Bergizi
Talkshow Hari Kartini, Ning Nawal Serukan Perempuan Jateng Berdaya dan Berintegritas
MTQ Nasional 2026 Siap Digelar di Jateng, Ini Agenda Lengkapnya
Ngumpulke Balung Pisah, Momentum Konsolidasi Nahdliyin Bangun Jawa Tengah

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:31 WIB

Awal Tahun Penuh Bencana, Jateng Catat 162 Kejadian hingga April

Rabu, 22 April 2026 - 18:10 WIB

Warga Pesisir Demak Dapat 20 Rumah Apung dari Pemprov Jateng, Upaya Adaptasi Dampak Rob

Rabu, 22 April 2026 - 17:43 WIB

TMMD 2026 Dimulai, Pemprov Jateng Siapkan Rp33,2 Miliar untuk Desa

Rabu, 22 April 2026 - 06:34 WIB

Lepas Kloter Awal Haji, Wagub Jateng Tekankan Tiga Pesan Penting

Selasa, 21 April 2026 - 15:51 WIB

Kasus Keracunan MBG Demak, Wagub Minta Penguatan Pengawasan Distribusi Makanan Bergizi

Berita Terbaru