Jelang Nataru, Batang Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah

- Reporter

Kamis, 5 Desember 2024 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batang – Sejumlah bahan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) dapat dibeli warga dengan harga jual di bawah harga pasar, pada acara Gerakan Pangan Murah, di Pendapa Kabupaten Batang, Rabu (4/12/2024). Program tersebut digelar lagi demi memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, jelang masa natal dan tahun baru (nataru).

Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, memastikan program tersebut digelar secara rutin, di beberapa kecamatan, agar kebutuhan sehari-hari masyarakat tercukupi.

“Harga beras medium dijual seharga Rp58 ribu per 5 kilogram, lebih murah dibandingkan (harga) di pasar Rp65 ribu per 5 kilogram,” papar Pj Lani.

Baca Juga :  Pemuda Muhammadiyah Siap Jadi Mitra Strategis Pemprov Jateng Atasi Kemiskinan

Ditambahkan, terhitung November tahun ini, tingkat inflasi di Batang cenderung terkendali, yakni sebesar 0,03 persen. Angka tersebut merupakan data Indeks Perhitungan Harga (IPH) dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Batang, Suwanto, menerangkan, beberapa kepokmas yang dijual merupakan hasil panen para anggota gabungan kelompok petani (gapoktan), sehingga harga jualnya bisa ditekan di bawah pasar.

Baca Juga :  Wagub Jateng Taj Yasin Bakal Launching Aplikasi Khusus Lindungi Ojol Perempuan dari Ancaman Kekerasan

“Jumlahnya untuk beras 1 ton dan telur 1 ton. Jika animo masyarakat tinggi, jumlahnya bisa ditambah,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris TPID Batang tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cabang Tegal, Teguh Triyono, mengatakan, pihaknya turut berkontribusi dengan memberikan subsidi berupa biaya angkut.

“Ini menjadi penting karena kalau dari petani langsung dibawa ke konsumen biasanya terkendala ongkos angkut, sehingga kami bisa membantu menghadirkan harga kepokmas yang terjangkau,” bebernya.

Berita Terkait

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas
Komisi C DPRD Semarang Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Penghuni Warhol Residence
Gubernur Jateng Sampaikan Duka untuk Iran, Ahmad Luthfi Dorong Perdamaian Dunia

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:02 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:32 WIB

Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas

Berita Terbaru